<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sometimes you have to go a little crazy to stay a little sane</title>
	<atom:link href="http://venus-to-mars.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://venus-to-mars.com</link>
	<description>[sometimes you have to go a little crazy to stay a little sane]</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 01:47:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Catatan Perjalanan: Padang</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/08/31/catatan-perjalanan-padang/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/08/31/catatan-perjalanan-padang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 01:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngerumpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/2010/08/31/catatan-perjalanan-padang/</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang saya ceritakan di tulisan sebelumnya, Jumat tanggal 27 Agustus 2010 akhirnya saya jadi juga berangkat ke Padang, Sumatera Barat, mewakili dagdigdug (baca: langsat) dalam rangkaian roadshow Pesta Blogger 2010 ke sepuluh kota di Indonesia. Tugas utama saya: mengajar. Bahasa kerennya, menjadi tutor untuk kelas Blogshop dan Social Media. Jumat pagi sebelum subuh saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F08%2F31%2Fcatatan-perjalanan-padang%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F08%2F31%2Fcatatan-perjalanan-padang%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG_6899.jpg"><img src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG_6899-300x200.jpg" alt="" title="IMG_6899" width="300" height="200" class="alignnone size-medium wp-image-1197" /></a></p>
<p>Seperti yang saya ceritakan di tulisan sebelumnya, Jumat tanggal 27 Agustus 2010 akhirnya saya jadi juga berangkat ke Padang, Sumatera Barat, mewakili <a href="http://dagdigdug.com/"><span>dagdigdug</span></a> (baca: langsat) dalam rangkaian roadshow Pesta Blogger 2010 ke sepuluh kota di Indonesia. Tugas utama saya: mengajar. Bahasa kerennya, menjadi tutor untuk kelas Blogshop dan Social Media.</p>
<p>Jumat pagi sebelum subuh saya berangkat ke bandara, karena pesawat dijadwalkan take off pada pukul 6.30 WIB. Ada beberapa orang dalam rombongan, di antaranya Rara, chair person PB2010, mbak Indah Juli (steering committee), mas Iman Brotoseno, dan Nia, rekan dari Maverick selaku EO dari Pesta Blogger. Di Padang, sudah menunggu teman-teman dari US Embassy Jakarta sejak sehari sebelumnya.</p>
<p>Pukul 8.10 tepat, pesawat mendarat dengan mulus di bandara Minangkabau. Tak banyak waktu istirahat karena kami semua harus langsung ke hotel, kemudian segera meluncur ke beberapa media seperti koran, radio, dan stasiun televisi lokal. Media visit yang melelahkan mengingat saya belum tidur semalaman, dan harus tetap rapi-wangi-selalu-tersenyum dari pagi sampai malam. Seharusnya begitu. Tapi di kunjungan keempat, saya menyerah dan kembali ke kamar hotel untuk beristirahat.</p>
<p>Sabtu, 28 Agustus 2010. Inilah hari itu. Hari yang membuat saya agak deg-degan karena harus bicara di depan 45 (empat puluh lima) orang yang ingin belajar tentang blog dan social media. Syukurlah semua berjalan lancar. <em>And to my surprise</em>, proses mengajarnya tidak terlalu sulit. Beberapa orang sudah atau sudah pernah ngeblog, beberapa sudah punya twitter account dan lumayan aktif memanfaatkan jejaring sosial seperti twitter dan facebook. Beberapa sama sekali belum kenal blog dan hanya punya facebook account, seperti sudah saya duga.</p>
<p><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG_68871.jpg"><img src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG_68871-300x200.jpg" alt="" title="IMG_6887" width="300" height="200" class="alignnone size-medium wp-image-1200" /></a></p>
<p>Dan ngocehlah saya selama kurang lebih satu jam, memperkenalkan apa itu blog, bagaimana cara membuat blog, dan mengajak mereka langsung praktek saat itu juga. Dibantu 5 (lima) orang teman dari komunitas blogger Padang, Palanta, yang sebenarnya sedang mati suri, plus koneksi internet yang bagus, kelas hari itu sangat menyenangkan. Tidak seseram yang saya bayangkan, ternyata.</p>
<p>Di acara itu juga, mas Iman Brotoseno bicara tentang hal yang sama, dan secara khusus sedikit menyentuh ranah yang lebih jauh: soal etika. Acara ditutup pukul tiga sore, setelah sebelumnya, Max (ketua Palanta) memperkenalkan komunitas Palanta kepada semua yang hadir, menobatkan Bernardus sebagai ketua untuk periode sekarang, sekaligus mengajak mereka untuk bergabung dan menghidupkan kembali komunitas ini.</p>
<p>Sebelum acara benar-benar ditutup, saya sempat mewanti-wanti Bernard (yang ternyata sudah saya kenal bertahun-tahun yang lalu lewat blognya), &#8220;kerjakan PR-mu ya. Bikin milis, bikin offline activities. Banyak sekali yang bisa kalian lakukan kalau kalian mau. Aku pengen lihat Palanta jadi komunitas yang solid seperti teman-temanya di kota-kota lain.&#8221;</p>
<p>Alhamdulillah dia nurut. Mungkin karena saya galak, entahlah. Tadi pagi dia mengirim pesan bahwa milis Palanta sudah mulai berjalan. Dan saya katakan, &#8220;selamat. PR nomer satu sudah kamu kerjakan.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/08/31/catatan-perjalanan-padang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbagi Tak Pernah Rugi</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/08/26/berbagi-tak-pernah-rugi/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/08/26/berbagi-tak-pernah-rugi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 22:32:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[ngerumpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/2010/08/26/berbagi-tak-pernah-rugi/</guid>
		<description><![CDATA[Morning, all. Jadi besok pagi itu insya Allah saya jadi terbang ke Padang untuk berbagi sedikit ilmu yang saya punya tentang blog dan social media. Padang adalah kota kedua dalam rangkaian roadshow Pesta Blogger 2010 setelah minggu kemarin, Fanny, seorang kawan sesama budak social media (yang juga ngerumpiers angkatan lama), pergi ke Makassar untuk urusan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F08%2F26%2Fberbagi-tak-pernah-rugi%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F08%2F26%2Fberbagi-tak-pernah-rugi%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/08/wpid-socmed.jpg" alt="socmed" />
<p><em>Morning, all.</em></p>
<p>Jadi besok pagi itu insya Allah saya jadi terbang ke Padang untuk berbagi sedikit ilmu yang saya punya tentang blog dan social media. Padang adalah kota kedua dalam rangkaian roadshow <a href="http://pestablogger.com">Pesta Blogger 2010</a> setelah minggu kemarin, Fanny, seorang kawan sesama budak social media (yang juga ngerumpiers angkatan lama), pergi ke Makassar untuk urusan yang sama: berbagi. Kebetulan Fanny juga adalah rekan kerja di Rumah Langsat, dan bersama dengan beberapa kawan lain, kami berdua mewakili <a href="http://dagdigdug.com">dagdigdug.com</a>, keliling ke sepuluh kota di Indonesia secara bergantian. Bagi-bagi tugas.</p>
<p>Masih belum terlalu <em>pede</em> untuk ngajarin orang, karena saya taunya cuma ngeblog. Blog ya blog. Social media adalah hal yang lain lagi, dan bidang ini relatif baru di Indonesia. Jenis pekerjaan yang belum satu tahun saya tekuni, masih kesandung-sandung, dan sekarang harus jadi pembicara di depan banyak orang.</p>
<p>Beberapa bulan kemarin, bersama Silly, sebenarnya saya udah pernah ngisi semacam talk show kecil-kecilan untuk anggota komunitas di satu mall di Jakarta. <em>Ngecap</em> tentang <em>Woman and Social Media</em>. Dan bahkan di Jakarta yang canggih pun, saya menemukan bahwa ternyata belum semua orang melek internet, apatah lagi social media. Saya ingat satu peserta waktu itu hanya punya alamat email, dan harus dituntun <em>step by step</em> untuk membuat blog dan twitter account. Gak kebayang peserta yang harus saya hadapi hari Sabtu nanti.&nbsp;</p>
<p>Dari yang saya dengar sih, justru target utama kita adalah orang-orang yang belum kenal blog, belum tau enaknya menulis, belum kenal twitter dan media sejenis. Materi presentasi dan segala alat bantu sudah siap, tapi sepertinya akan lumayan ribet, butuh banyak sabar dan istighfar. Doakan saya.&nbsp;</p>
<p>Satu lagi. Ada yang ikut kelas social media di langsat nanti sore? Udah daftar dan konfirmasi dengan mbak Ainun (@pasarsapi di twitter)? Saya juga akan ada di sana, bantuin Ndorokakung.&nbsp;</p>
<p>Mengutip <em>email signature</em> seorang kawan, saya percaya, <strong>berbagi tak pernah rugi</strong>.</p>
<p>Salam.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/08/26/berbagi-tak-pernah-rugi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tough Love</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/08/16/tough-love/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/08/16/tough-love/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 01:13:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/?p=1188</guid>
		<description><![CDATA[Bicara tentang lagu cinta, saya yakin semua orang pasti suka mendengar lagu-lagu cinta. Tapi lagu yang satu ini membuat saya memutar ulang rekaman perjalanan saya beberapa bulan terakhir bersama Elia. Menerka-nerka apa sebenarnya yang menyebabkan kekasih saya ini seringkali menutup diri, kadang agak terlalu rapat, bahkan dari saya. Atau apa yang membuatnya bersikap defensif dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F08%2F16%2Ftough-love%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F08%2F16%2Ftough-love%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG_2321.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1189" title="IMG_2321" src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/08/IMG_2321.jpg" alt="" width="400" height="300" /></a></p>
<p>Bicara tentang lagu cinta, saya yakin semua orang pasti suka mendengar lagu-lagu cinta. Tapi lagu yang satu ini membuat saya memutar ulang rekaman perjalanan saya beberapa bulan terakhir bersama Elia. Menerka-nerka apa sebenarnya yang menyebabkan <a href="http://eliabintang.com">kekasih saya</a> ini seringkali menutup diri, kadang agak terlalu rapat, bahkan dari saya. Atau apa yang membuatnya bersikap defensif dan pahit ketika kami berdua &#8211;tiap beberapa hari sekali&#8211; ribut dan masuk ke perdebatan-perdebatan aneh tentang berbagai hal: hidup, komitmen, ketuhanan, bahkan soal struktur kalimat dalam tiap percakapan.</p>
<p>Lagu yang saya ceritakan di atas, judulnya <em>&#8216;No More&#8217;</em>. Lagu ketiga yang akan menjadi salah satu lagu di mini album <a href="http://sonicfluxmusic.us">Sonicflux</a> yang &#8211;mudah-mudahan&#8211; akan dirilis dua atau tiga bulan dari sekarang. Elia dan temen-temen band-nya membawakan lagu ini Jumat malam kemarin di Kopi Merah, satu kedai kopi di Cipete, untuk program Save a Teen, charity program dari Putra Sampoerna Foundation.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="400" height="300" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=14160953&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=1&amp;show_byline=1&amp;show_portrait=1&amp;color=&amp;fullscreen=1&amp;autoplay=0&amp;loop=0" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="400" height="300" src="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=14160953&amp;server=vimeo.com&amp;show_title=1&amp;show_byline=1&amp;show_portrait=1&amp;color=&amp;fullscreen=1&amp;autoplay=0&amp;loop=0" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><a href="http://vimeo.com/14160953">No More</a> from <a href="http://vimeo.com/user1130681">venus venus</a> on <a href="http://vimeo.com">Vimeo</a>.</p>
<p>Sekian lama mengenal Elia, mendengar dia bercerita tentang masa kecil dan hidupnya, kemudian mendengar &#8216;No More&#8217; dan membiarkan lagu ini berulang kali berputar-putar memenuhi kepala, rasa-rasanya saya mulai mengerti kenapa kami selalu kepentok dengan masalah yang hampir selalu sama. Saya suka cinta yang manis, dia mengajari saya bagaimana mengasihi secara dewasa. Saya menginginkan hubungan kami selalu lucu, dia lebih suka menjaga komitmen dan menunjukkan tanggungjawabnya atas komitmen itu dengan tindakan yang lebih nyata.</p>
<p><em>Tough love</em>. Saya menyebutnya demikian, karena ada saat-saat dia menunjukkan rasa sayangnya dengan cara yang aneh dan kaku; harga mati yang tak bisa ditawar dan membuat saya kelelahan menyejajarkan langkah.</p>
<p><em>it was the sun</em></p>
<p><em>that touched your face</em></p>
<p><em>i&#8217;m here no more</em></p>
<p><em>don&#8217;t seek me, please</em></p>
<p><em>i hate to see you cry</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<p><em>life&#8217;s getting tough</em></p>
<p><em>night&#8217;s getting colder</em></p>
<p><em>it&#8217;s getting harder</em></p>
<p><em>loving a heart that belongs to someone else</em></p>
<p><em>no more&#8230;</em></p>
<p>Sekarang saya mengerti.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/08/16/tough-love/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Have You Had Coffee Today?</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/08/02/have-you-had-coffee-today/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/08/02/have-you-had-coffee-today/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 17:34:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[in love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/?p=1181</guid>
		<description><![CDATA[Saya kadang berpikir, kenapa ngopi bisa sangat membudaya dalam gaya hidup masyarakat modern. Kita tak selalu ingin hura-hura, nonton, main biliar, tapi hampir semua orang akan bilang “ya” jika mendengar kata kopi. Itu pula yang saya dan kekasih lakukan malam minggu kemarin: ngupi-ngupi. Bakoel Koffee Cikini menjadi pilihan kami. Suasananya homey, membuat tempat ini pas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F08%2F02%2Fhave-you-had-coffee-today%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F08%2F02%2Fhave-you-had-coffee-today%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-family: Calibri,sans-serif">Saya kadang berpikir, kenapa </span><span style="font-family: Calibri,sans-serif"><em>ngopi </em></span><span style="font-family: Calibri,sans-serif">bisa sangat membudaya dalam gaya hidup masyarakat modern. Kita tak selalu ingin</span><span style="font-family: Calibri,sans-serif"><em> </em></span><span style="font-family: Calibri,sans-serif">hura-hura, nonton, main biliar, tapi hampir semua orang akan bilang “ya” jika mendengar kata kopi. </span></p>
<p><span style="font-family: Calibri,sans-serif"><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/08/images.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1182" src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/08/images.jpeg" alt="" width="259" height="194" /></a></span></p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-family: Calibri,sans-serif">Itu pula yang saya dan kekasih lakukan malam minggu kemarin: </span><span style="font-family: Calibri,sans-serif"><em>ngupi-ngupi</em></span><span style="font-family: Calibri,sans-serif">.</span></p>
<p><span style="font-family: Calibri,sans-serif">Bakoel Koffee Cikini menjadi pilihan kami. Suasananya </span><span style="font-family: Calibri,sans-serif"><em>homey</em></span><span style="font-family: Calibri,sans-serif">, membuat tempat ini pas untuk menjauh dari hingar-bingar ibu kota. Kami duduk bersisian di atas kursi kayu yang nyaman. Pencahayaan ruangan berasal dari beberapa lampu sorot berwarna kuning, seperti yang kerap dijumpai di galeri-galeri seni. </span></p>
<p><span style="font-family: Calibri,sans-serif">Di meja, kopi </span><span style="font-family: Calibri,sans-serif"><em>espresso</em></span><span style="font-family: Calibri,sans-serif"> dan </span><span style="font-family: Calibri,sans-serif"><em>caramel</em></span><span style="font-family: Calibri,sans-serif"> menemani percakapan kami yang mengalir deras tentang berbagai hal yang terjadi seminggu terakhir. Sesekali saya melihat cahaya rembulan yang keperakan melalui ventilasi, lalu kembali menatap wajah kekasih yang tak kalah bercahaya.</span></p>
<p lang="es-ES"><span style="font-family: Calibri,sans-serif">Kopi sekali lagi membuktikan kesetiaannya menemani hidup kami yang tentu tak hanya cinta-cintaan. Dia ada saat kami bertemu pertama kali di Regal Pondok Indah Mall hampir setahun silam. Dia pun ada tatkala kami bertengkar di Anomali Setiabudi One beberapa minggu yang lalu. Dan semalam, dia masih ada saat kami bersantai di Bakoel Koffee.</span></p>
<p lang="es-ES">“<span style="font-family: Calibri,sans-serif">Kita pindah tempat, yuk.”</span></p>
<p><span style="font-family: Calibri,sans-serif">Terdengar suara pintu berderit </span><span style="font-family: Calibri,sans-serif">karena bergesekan dengan lantai ketika kami keluar dari tempat itu dan berjalan menuju parkiran mobil. Di langit, mega-mega berarak di sekitar rembulan yang masih bercahaya keperakan. </span></p>
<p><span style="font-family: Calibri,sans-serif">Begitulah hidup terus bergulir, seperti cinta kami yang terus bergerak maju. Dan, kami masih selalu bilang “ya” tatkala mendengar kata kopi. </span><span style="font-family: Calibri,sans-serif"><em>So, have you had coffee today?</em></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/08/02/have-you-had-coffee-today/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaulah Busur&#8230;</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/07/26/kaulah-busur/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/07/26/kaulah-busur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 02:37:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/?p=1175</guid>
		<description><![CDATA[Anakmu bukan anakmu. Anak adalah kehidupan, mereka lahir melaluimu, tetapi bukan berasal darimu. Bersamamu, tetapi bukan milikmu&#8230; Pada suatu masa dulu, saya pernah keranjingan mengoleksi buku-buku Khalil Gibran. Tentu saja yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Sepenggal puisi di atas adalah salah satu karya Gibran yang masih melekat di ingatan, masih selalu membuat jantung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F26%2Fkaulah-busur%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F26%2Fkaulah-busur%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/feather.jpg"><img src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/feather.jpg" alt="" title="feather" width="300" height="238" class="alignnone size-full wp-image-1176" /></a></p>
<p><em>Anakmu bukan anakmu.<br />
Anak adalah kehidupan, mereka lahir<br />
melaluimu, tetapi bukan berasal darimu.<br />
Bersamamu, tetapi bukan milikmu&#8230;</em></p>
<p>Pada suatu masa dulu, saya pernah keranjingan mengoleksi buku-buku Khalil Gibran. Tentu saja yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Sepenggal puisi di atas adalah salah satu karya Gibran yang masih melekat di ingatan, masih selalu membuat jantung saya berdegup kencang setiap kali membacanya lagi.</p>
<p>Beberapa hari ini saya menyimpan sedikit kegelisahan setelah anak saya, Kemal, mengabarkan bahwa dia dan seorang teman sekolahnya terpilih mewakili wilayah Bogor untuk ikut seleksi Asia &#8211; Pacific Regional Scout Jamboree di Suncheon, kurang lebih lima jam perjalanan dari Incheon International Airport, Korea Selatan. Baru tahap seleksi. Tapi itu pun, meski saya enggan mengakui, kekhawatiran saya sebagai seorang ibu agak sedikit mengalahkan harapan agar anak saya lolos dan berangkat ke sana. </p>
<p>Tapi pada akhirnya memang saya harus &#8216;mengalah&#8217;. Tadi malam, saat mengantre tiket nonton, dia tunjukkan sms dari pembina pramukanya, bahwa dia terpilih menjadi salah satu dari 168 anak yang menjadi duta Indonesia ke <em>event</em> tersebut. Meleleh rasanya hati saya melihat wajahnya yang berbinar sumringah. Tanpa mempedulikan puluhan pasang mata yang memandangi kami, saya peluk kuat-kuat bocah yang badannya sekarang sudah lebih tinggi dari ibunya itu. Saya acak-acak rambutnya, saya ciumi pipinya penuh sayang.</p>
<p>Jagoan kecil saya yang hebat, yang nilai akamedisnya selalu di atas rata-rata, yang begitu bangun tidur langsung meraih gitar kesayangannya, membuat saya berpikir tentang satu hal: dia adalah bukti bahwa tidak semua anak yang orangtuanya berpisah akan menjadi anak yang kacau dan berantakan. </p>
<p>Dan seperti semua ibu di dunia ini yang cenderung menganggap anak-anaknya adalah &#8211;dan akan selalu&#8211; menjadi bayi kecilnya, barangkali sudah waktunya saya menyadari bahwa dia bukan bayi lagi. Saya harus mengajarinya mengepakkan sayap dengan berani, menyaksikan dia kelak tumbuh sempurna menjadi laki-laki sejati, sekaligus tetap menjaga dan membimbingnya dengan sepenuh doa dan kasih.</p>
<p><em>Kaulah busur, dan anak-anakmulah anak-anak panah yang meluncur&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/07/26/kaulah-busur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bapak</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/07/22/bapak/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/07/22/bapak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 19:18:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/?p=1169</guid>
		<description><![CDATA[Entah kenapa &#8211;barangkali hanya efek hormonal, atau saya aja yang memang lagi kacau&#8211; tiba-tiba saya terbayang-bayang wajah ayah saya. Membaca kesedihan dan kerinduan mbak Alissa Wahid kepada almarhum ayahandanya, mau tidak mau saya jadi teringat pada lelaki sepuh yang hampir setaun ini seperti hilang dari hidup saya. Mbak Alissa juga yang mengingatkan supaya saya menelfon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F22%2Fbapak%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F22%2Fbapak%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Entah kenapa &#8211;barangkali hanya efek hormonal, atau saya aja yang memang lagi kacau&#8211; tiba-tiba saya terbayang-bayang wajah ayah saya. Membaca kesedihan dan kerinduan mbak Alissa Wahid kepada almarhum ayahandanya, mau tidak mau saya jadi teringat pada lelaki sepuh yang hampir setaun ini seperti hilang dari hidup saya. Mbak Alissa juga yang mengingatkan supaya saya menelfon bapak saya secepatnya. <em>&#8220;You never know how much time you have with him,&#8221;</em> katanya mencoba meyakinkan.</p>
<p><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/hands.jpg"><img src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/hands.jpg" alt="" title="hands" width="300" height="196" class="alignnone size-full wp-image-1170" /></a></p>
<p>Saya memanggilnya <em>bapak</em>. Saya tidak tau pasti berapa usianya sekarang. Kalau beliau betul lahir pada bulan Juli 1946  seperti tertulis di KTP, artinya umur bapak saya sudah 64 taun. Terakhir kali saya bertemu dan sungkem mencium tangan bapak adalah lebaran taun kemarin. Dan yang terekam di ingatan adalah punggung tangannya yang semakin keriput, rambut yang hampir semuanya telah berubah putih. </p>
<p><em>Bapak.</em></p>
<p>Begitu banyak yang seharusnya bisa saya ceritakan. Saya tidak bisa bilang bahwa saya menyukai bapak sebagai sebuah pribadi. Hubungan kami berdua tidak pernah dekat, bahkan ada masa-masa saya begitu membencinya karena kesalahan besar yang dia lakukan bertaun-taun yang lalu. Juga ada masa-masa ketika saya tau, dan sadar,  bahwa saya telah mengecewakan dan menenggelamkan harapan-harapan besarnya. Tapi sekali waktu, dulu, saya ingat ibu saya pernah menggambarkan beliau dengan kalimat ini; <em>&#8220;bagaimana pun juga, bapakmu itu adalah laki-laki yang telah mengukir jiwamu.&#8221;</em></p>
<p>Dan kalimat inilah yang tidak berhenti berputar-putar di kepala saya sekarang. Apa pun yang pernah membuat hubungan saya dan beliau menjadi begitu berjarak, bapak tetaplah bapak saya, ayah yang melantunkan adzan dengan penuh cinta dan doa di telinga saya ketika baru dilahirkan, yang tak pernah lelah mendoakan anak-anaknya setiap malam dalam sujud panjangnya. Saya merinduinya malam ini.</p>
<p><em>Bapak, saya ingin pulang.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/07/22/bapak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sepuluh</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/07/19/sepuluh/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/07/19/sepuluh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 22:09:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/?p=1165</guid>
		<description><![CDATA[Rafi. Tepat sepuluh tahun yang lalu, untuk pertama kalinya saya mendekap dan menyapanya dengan &#8216;halo sayang, I love you..&#8217; yang dia balas dengan menatap dan menggenggam jari saya di tangannya yang mungil kuat-kuat. Sepuluh tahun kemudian, ia tumbuh menjadi anak yang lucu, pintar, dan menyenangkan. Dan mungkin karena anak bungsu, dia selalu tampak lucu, masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F19%2Fsepuluh%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F19%2Fsepuluh%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/IMG_0570-1.jpg"><img src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/IMG_0570-1.jpg" alt="" title="rafi" width="400" height="349" class="alignnone size-full wp-image-1166" /></a></p>
<p><em>Rafi.</em></p>
<p>Tepat sepuluh tahun yang lalu, untuk pertama kalinya saya mendekap dan menyapanya dengan <em>&#8216;halo sayang, I love you..&#8217;</em> yang dia balas dengan menatap dan menggenggam jari saya di tangannya yang mungil kuat-kuat. </p>
<p>Sepuluh tahun kemudian, ia tumbuh menjadi anak yang lucu, pintar, dan menyenangkan. Dan mungkin karena anak bungsu, dia selalu tampak lucu, masih selalu bayi di mata saya. Masih suka gelendotan, memeluk dan menciumi saya kapan saja, bahkan saat saya tidur pun sering kali dia tiba-tiba mencium lengan dan punggung ibunya.</p>
<p>Selamat ulang tahun, <em>Dek</em>. Dengan cinta yang sama besarnya seperti ketika pertama kali Tuhan mengizinkan ibu memelukmu pagi itu, hari ini ibu panjatkan doa, semoga semua yang terbaik untukmu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/07/19/sepuluh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Body Language</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/07/14/body-language/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/07/14/body-language/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 19:27:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/?p=1158</guid>
		<description><![CDATA[disclaimer: isi postingan ini saya dapet dari ngumpulin tweets seorang kawan, Lex dePraxis. sangat random, dan soal bener enggaknya saya juga gak tau. bisa jadi ini serius atau cuma buat lucu-lucuan. Bahasa tubuh seseorang saat sedang berbicara atau berinteraksi dengan orang lain, konon menggambarkan apa yang sedang dia rasakan. Berikut adalah beberapa contoh: Memandang orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F14%2Fbody-language%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F14%2Fbody-language%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><em>disclaimer: isi postingan ini saya dapet dari ngumpulin tweets seorang kawan, </em><a href="http://lexdepraxis.wordpress.com"><em>Lex dePraxis</em></a><em>. sangat random, dan soal bener enggaknya saya juga gak tau. bisa jadi ini serius atau cuma buat lucu-lucuan.</em></p>
<p><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/body-language.jpg"><img src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/body-language-258x300.jpg" alt="" title="body language" width="258" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-1159" /></a></p>
<p>Bahasa tubuh seseorang saat sedang berbicara atau berinteraksi dengan orang lain, konon menggambarkan apa yang sedang dia rasakan. Berikut adalah beberapa contoh:</p>
<p><strong>Memandang orang dari atas ke bawah:</strong> menilai daya tarik seksual <em>(buat saya, itu cara memandang yang sangat kurang ajar).</em></p>
<p><strong>Banyak berkedip: </strong>sedang dalam tekanan atau menutupi sesuatu <em>(lha kalo kelilipan, masa gak boleh kedip-kedip?)</em></p>
<p><strong>Membuang muka:</strong> mencari jarak karena harus berpikir, atau  sedang merasa tidak nyaman.</p>
<p><strong>Tangan masuk ke kantong celana, jari jempol menyembul keluar:</strong> ini menunjukkan rasa superioritas atau kepercayaan diri.</p>
<p><strong>Berjabat tangan dengan dua tangan:</strong> bersahabat dan dominan. Menjabat tangan seseorang dengan cara ini juga akan membuat orang lain lebih percaya dan nyaman dengan Anda.</p>
<p><strong>Menggaruk telinga:</strong> ragu, berpikir dua kali, atau sedang menutupi sesuatu.</p>
<p><strong>Menyentuh hidung:</strong> berpikir dua kali atau menutupi sesuatu.</p>
<p><strong>Tangan tergantung di samping:</strong> semakin jauh dari tubuh, semakin tinggi tingkat percaya dirinya.  Semakin dekat jarak tangan ke tubuh, semakin tertutup, protektif, dan rendah rasa percaya dirinya</p>
<p><strong>Pupil mata membesar:</strong> tertarik, berminat, senang.</p>
<p><strong>Membenahi kancing atau kerah baju:</strong> cemas, khawatir</p>
<p><em>Ada sedikit saran. Sedikit banget&#8230;</em></p>
<p>1. Jangan membersihkan debu/kotoran dari pakaian Anda ketika sedang bicara dengan orang lain, karena itu dapat membuat mereka merasa ditolak.</p>
<p>2. Sering-seringlah melatih senyum terbaik anda di depan cermin. Senyum yang tulus adalah senyum yang melibatkan mata, jadi perhatikan baik-baik senyum orang di depan anda. Aslikah, palsukah? Lihat matanya, bukan gerak bibirnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/07/14/body-language/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjaga Bara</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/07/12/menjaga-bara/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/07/12/menjaga-bara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 23:48:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/?p=1151</guid>
		<description><![CDATA[-: Why do you love me? +: I don’t know, and I don’t care. Love simply is. Kurang lebih dua tahun lalu, saya menemukan potongan dialog antara Athena dan kekasihnya di salah satu halaman The Witch of Portobello karya Paulo Coelho, kemudian mengutipnya ke dalam satu tulisan lama di salah satu blog lama saya. Jatuh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F12%2Fmenjaga-bara%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F12%2Fmenjaga-bara%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<blockquote><p>-: Why do you love me?<br />
+: I don’t know, and I don’t care.</p></blockquote>
<p><em>Love simply is.</em></p>
<p>Kurang lebih dua tahun lalu, saya menemukan potongan dialog antara Athena dan kekasihnya di salah satu halaman <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Witch_of_Portobello">The Witch of Portobello</a></em> karya Paulo Coelho, kemudian mengutipnya ke dalam satu tulisan lama di salah satu blog lama saya.</p>
<p><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/sun-2.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-1150" title="sun 2" src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/sun-2.jpg" alt="" width="432" height="432" /></a></p>
<p>Jatuh suka itu mudah. Buat beberapa orang, proses dari jatuh suka ke tahap jatuh cinta juga bukan sesuatu yang perlu waktu lama. Setelah itu, ketika masa-masa manis berakhir &#8211;<a href="http://eliabintang.com">kekasih saya</a> menyebutnya <em>fase dongeng</em>&#8211; dimulailah perjalanan cinta yang sesungguhnya. Setiap pasangan pada akhirnya harus berhadapan dengan realita yang tidak selamanya manis. Pada level ini, biasanya mulai muncul masalah-masalah kecil, sedang, sampai masalah besar yang bisa saja tidak termaafkan.</p>
<p>Untuk hampir semua pasangan, fase ini adalah perjuangan terberat. Bagaimana kita memperlakukan pasangan kita, menjaga perasaan dan egonya, dan seberapa mampu kita memberi ruang gerak dan jarak buat orang yang kita kasihi ini, sedikit banyak akan menentukan mulus tidaknya perjalanan itu sendiri.</p>
<p>Ada satu hal yang seringkali terlupakan. Karena hari-hari penuh madu telah berlalu, kadang kita lalai menjaga supaya api yang menjadi sumber energi setiap hubungan ini tidak padam. Hal-hal remeh, kejutan-kejutan menyenangkan, dan berbagai bentuk perhatian lain yang seharusnya sederhana dan tidak sulit dilakukan, dianggap tidak lagi penting. Permintaan sederhana dari pasangan bisa saja memicu pertengkaran karena dianggap mengada-ada dan berlebihan.</p>
<p>Di berbagai tulisan, saya mengumpamakan cinta seperti api. Atau bahkan <a href="http://eliabintang.com/2010/07/05/kamu-matahariku/">matahari</a>. Jika kita menyepelekan hal-hal kecil seperti ini, artinya hanya satu: hubungan yang bahkan telah berjalan puluhan tahun pun tinggal menunggu waktu.</p>
<p><em>Jangan pedulikan apimu, biarkan bara itu menyala seadanya, dan setelah itu&#8230;selesai.</em></p>
<p>Kalian usai.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/07/12/menjaga-bara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Internet Super Cepat. Kapan?</title>
		<link>http://venus-to-mars.com/2010/07/09/internet-super-cepat-kapan/</link>
		<comments>http://venus-to-mars.com/2010/07/09/internet-super-cepat-kapan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 07:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://venus-to-mars.com/?p=1147</guid>
		<description><![CDATA[Hari Senin tanggal 21 Juni 2010 pagi, seharusnya saya dateng ke acara uji coba produk baru teknologi mobile network generasi baru di Wisma Mulia, jalan Gatot Subroto, Jakarta. Tapi karena temen saya, Sabai, mendadak masuk rumah sakit dan melahirkan anak keduanya sekitar jam 5 pagi, mau gak mau saya harus gantiin dia meeting sama calon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F09%2Finternet-super-cepat-kapan%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fvenus-to-mars.com%2F2010%2F07%2F09%2Finternet-super-cepat-kapan%2F&amp;style=normal" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/LTE.jpg"><img src="http://venus-to-mars.com/wp-content/uploads/2010/07/LTE-240x300.jpg" alt="" title="LTE" width="240" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-1145" /></a></p>
<p>Hari Senin tanggal 21 Juni 2010 pagi, seharusnya saya dateng ke acara uji coba produk baru teknologi mobile network generasi baru di Wisma Mulia, jalan Gatot Subroto, Jakarta. Tapi karena temen saya, Sabai, mendadak masuk rumah sakit dan melahirkan anak keduanya sekitar jam 5 pagi, mau gak mau saya harus gantiin dia meeting sama calon klien di Cakung di jam yang kurang lebih sama dengan event yang tadinya udah saya niatin mau dateng ini.</p>
<p>Nyesel gak nyesel sih, sebenernya. Dari cerita temen-temen yang dateng ke acara itu, teknologi yang mereka sebut dengan <a href="http://bit.ly/94tv2M">Long Term Evolution</a> (LTE) ini gila bener. Saya gak tau angka pastinya, tapi dari ngubek-ngubek di google dan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/3GPP_Long_Term_Evolution">wikipedia</a>, disebut-sebut bahwa speed yang ditawarkan oleh LTE ini dapat mencapai 172 Mbps. LTE Advance bahkan menawarkan kecepatan hingga 300Mbps, 600Mbps, bahkan 1 Gbps dengan teknologi Multi Carrier dan MIMO 4&#215;4.</p>
<p>Teknis banget, ya? Saya juga gak begitu ngerti maksudnya, tapi prakteknya, konon jika kita ingin mengunduh data sebesar 5 MB misalnya, hanya dibutuhkan kurang lebih 1 detik hingga proses download selesai. Untuk download film dengan ukuran file 750 MB, misalnya, diperlukan kurang dari 3 (tiga) menit sampai film selesai diunduh.</p>
<p>Ini sih &#8211;secara teori&#8211; bener-bener surga buat orang-orang yang sehari-harinya berkutat dengan teknologi ini, ya? Di rumah, saya pakai koneksi internet dari satu provider tertentu. Tapi ya gitu deh, gak selalu bisa diandalkan. Dan sialnya, ini bukan yang pertama. Saya udah coba hampir semua kartu dan koneksi internet, tapi hampir semuanya kualitasnya gitu-gitu aja; kadang bagus kadang ancur. Dua hari yang lalu bahkan saya sama sekali gak bisa kerja karena koneksi inet mati total, dan jam 4 sebelum subuh saya nekat nyari wifi di sekitar Cibubur, tapi terpaksa harus pulang lagi karena beberapa spot yang biasanya menyediakan wi-fi gratisan ternyata juga mati.</p>
<p>Saya gak tau kapan teknologi selular paling canggih (untuk saat ini) ini akan diluncurkan, tapi mudah-mudahan sih secepatnya. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://venus-to-mars.com/2010/07/09/internet-super-cepat-kapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
