aku pergi, bintang
meski pernah kujanjikan kita tak ‘kan saling kehilangan
maaf harus menyerah
pagi ini mataharimu patah
aku pergi, bintang
meski pernah kujanjikan kita tak ‘kan saling kehilangan
maaf harus menyerah
pagi ini mataharimu patah
bahkan saat kau diam
dan waktu seolah berhenti bergerak
selalu ada sejuta alasan untuk memujamu
dari sebuah jarak
: serbuk bintang
*fotonya pinjem dari sini. tenkyu, dab.
kurasakan kau mawar, menyegar disadarku, menggelora merah darah
kurasakan kau melati, mewangi mimpimimpi
kurasakan kau anggrek bulan, kembang matahari
kurasakan kau anyelir, kamomil, semua semi
menjelma kau di kupu-kupu, kumbang, serangga, menyesap bunga
menjelma kau di anggur, di madu, di tuba, di tuak berbaur
jadi satu
mengisi kau, ruang rasa bernaung, dalam, pendam, mengaduk, merasuk, memabuk, menyadar, menggetar, ku
apakah kau?
terjebakku
dilamun kau bayangbayang, kenangkenang, ilusi, imaji
gambargambar, diawang-awang
mewujud kau
di alphaku, di bethaku, di tethaku, di deltaku
sulit menamaimu.
*puisi karya seorang sahabat, untuk menjawab pertanyaan seseorang tadi malam, tentang cinta dan perasaan seperti sedang saling jatuh cinta (hayaaah) yang mestinya tak perlu penjelasan. Thanx, Meiy…akhirnya gw pinjem juga puisi ini.
seperti kembang api, kekasihku…yang mereka sebut cinta sesungguhnya adalah satu rasa yang absurd. indah, berkilauan, tapi mungkin akan padam nanti pada saatnya. nikmati saja selagi kau bisa, sebelum pijarnya menghilang dari langitmu. dan seperti kata bang Toga, bukankah tak semua rasa perlu diberi nama?
kuinginkan mulut yang haus
dari lelaki yang kehilangan masa remajanya
di antara pasir-pasir tempat dia menyisir arus
*diambil dari ‘SAMAN’ by Ayu Utami. dulu, di blog lama, saya beri judul ‘Prolog’
I love you without knowing how, or when, or from where.
I love you straightforwardly, without complexities or pride;
so I love you because I know no other way
that this: where I does not exist, nor you,
so close that your hand on my chest is my hand,
so close that your eyes close as I fall asleep.
* a poem by Pablo Neruda ( 1904-1973 )