I remember asked you one stupid question once, almost a year ago. What are you made of? And you said something like, “Haha…I don’t know. Stardust, I think.”
Now let me ask you again, sweet thing. What are you made of? Because stardust, can’t be as beautiful as you..
“Gimana sih cara menghapus dendam? Dosa gak kalo saya masih menyimpannya jauuuuh banget di dalem?”
Belajarlah memaafkan, jawabku.
“Fiuhh…life sucks”
Yeah it does sometimes. Yang sabar ya…, kataku lagi, berharap perbincangan selesai sampai di sini.
“Makasih. Saya ditemani bercangkir-cangkir kopi, setumpuk pekerjaan, U2, sesak di kepala, sakit jiwa…what a perfect night. Met istirahat, semoga malammu indah dan berbintang”
Hahah, malamku selalu berbintang. Selamat tidur, dear.
Yang kau tak pernah tau, kawan, di langitku malam ini tak ada bintang. Dan aku terbakar cemburu. Kekasihku lebih suka melewati malam bersama perempuan itu.
Perempuannya.
note: entry yang pernah saya proteksi karena agak sensitif dan agak2 gimana gitu. ga ada judulnya karena memang ga nemu judul yg pas, dan saya lagi males mikir. fiksi atau bukan, ya silakan diartiin sendiri aja lah. saya gak mau bilang. dibilangin lagi males mikir, hahahah…

Perfect husbands, happy couples, faithful wives, fucking smart persons, devoted friends, damn hot lovers. I believe we all are hiding behind one of the stupid masks.
Now the big question:
DO WE REALLY NEED THOSE?
So, people. Which mask are you wearing tonight?