venus to mars


 

‘in love’ Category

after midnight

Thursday, June 14th, 2007

Hampir tengah malam saat saya mendengar juragan datang. Saya lagi nggedabrus ngakak-ngakak sama El Diablo Macho, cerita ngalor ngidul gak jelas. Setelah ritual cium tangan dan cium pipi, dan juragan selesai bersih-bersih, ganti baju dan beresin barang-barangnya, kita nongkrong di ruang tamu. Berdua aja karena precil-precil udah tidur dari tadi (ya iya lah, ini mitnait gitu loh!). Sambil minum kopi (tanpa gula kalo punya saya), kita lantas sibuk sendiri-sendiri. Berdua, tapi sendiri-sendiri. Juragan nyiapin kerjaan buat besok sambil ngecek inbox-nya dia, saya nulis draft postingan ini sambil dengerin lagu-lagu keren jaman dulu: Two Princess - Spin Doctors, I Wonder Why - Curtis Stigers, I’ll Make Love To You- Boyz 2 Men, Close To Heaven - Color Me Badd, Because You Loved Me - Celine Dion, Stars - Simply Red…musik indah yang membawa kami berdua ke masa-masa sekian taun yang lalu. Ketawa-ketawa inget jaman gak enak waktu dia masih ngamen, inget temen-temen lama dan kekonyolan mereka.

” Inget si D drummer, gak? Kalo latihan salah-salaaaaah terus. Diilokno mbek arek-arek,‘jembut, koen!!’. Tapi pancet ae jawabane, ‘aku wis ngitung ketukan lho, padahal’. Huahaha…nggantheng goblok!”. Kita ketaaaawa sampe keluar air mata.

Bayangin indahnya. Ngobrol berdua sama dia, bicara dengan ‘bahasa’ yang sama, dengerin lagu-lagu cantik, sambil ngopi dan kebal kebul berdua. Lalu malam semakin tua…

Siapa bilang ‘life sucks’? Life is beauuuuuuuutiful….

 



prolog

Wednesday, February 7th, 2007

kuinginkan mulut yang haus

dari lelaki yang kehilangan masa remajanya

di antara pasir-pasir tempat dia menyisir arus

*diambil dari ‘SAMAN’ by Ayu Utami. dulu, di blog lama, saya beri judul ‘Prolog’

 



PHONE CALL

Saturday, January 27th, 2007

ONE PHONE CALL A DAY
KEEPS YOUR DOCTOR AWAY…uh-huh ;)

 



aku dan hujan

Saturday, December 9th, 2006

hujan pertama…

kau tak ada padaku
barangkali sedang bercinta dengan perempuan itu
lalu berdua kalian memandangi dedaun yang berkilat membasah di luar jendela kamarmu

jadi kupeluk saja kau dalam mimpiku
dan kubiarkan kau bicara tentang apa jadinya kita satu atau dua tahun lagi
lalu kukatakan, aku mencintaimu walau tahu kau tak ‘kan
sungguh ada padaku saat hujan pertama turun di kotaku

dan kita berpelukan memandangi hujan di luar jendela kamar kita
bercinta dan menangis berdua
kubiarkan kau tuntaskan kesumat kelelakianmu
hanya dalam mimpi,
karena hanya mimpi yang bisa benar-benar kumiliki…

taukah kau, aku ingin menjadi perempuanmu dan menggenapi hidupmu ?

 



kita dan hujan

Saturday, December 9th, 2006

aku mencintaimu karena kau mengingatkanku pada sebuah rasa yang amat purba, sebelum waktu perlahan menghapus suara-suara di benakku

saat hujan pertama turun di kotaku nanti, kekasih
aku ingin lebur bersamamu
berdua memandangi dedaunan yang membasah
atau sekadar bicara dan berbagi mimpi
tentang apa jadinya kita satu atau dua tahun lagi

aku merinduimu pagi ini…

*bukan puisi baru. cuma hasil kopas-an dari blog yang satu lagi, yg udah lama gak diisi :)