Saya beruntung dapat menyaksikan langsung salah satu konser paling keren tahun ini: Born This Way Ball. Seorang kawan yang keberatan namanya saya sebutkan di sini, berbaik hati membelikan saya dua tiket konser Lady Gaga di Indoor Stadium Singapore, 31 Mei 2012. Dua tiket termahal ini (iya, tiket paling mahal, SGD 288 per tiket) saya pakai berdua dengan Sabai, temen jalan yang juga sekaligus temen kantor.

Berangkat dengan pesawat pagi, Rabu tanggal 30 Mei, saya masih sempat jalan sendirian ke sudut-sudut kota yang hampir steril ini. Ke Esplanade, ke Bugis Market, ketemuan dan nongkrong di Kampong Glam bareng temen yang anak band di sana. Bisa dibilang ini acara nonton sendirian sih. Karena selama 3 hari 2 malam di sana, saya malah gak ketemu sama sekali dengan Sabai dan beberapa kawan lain, yang saya tau juga sedang ada di Singapur untuk nonton konser yang sama. Pada hari H, saya ketemu Rhesya (temen kantor juga, haha), dan berdua kami naik taksi ke Indoor Stadium buat ngambil wristband pagi-pagi banget. Beruntung, kami berdua dapet nomor urut 182 dan 183. Artinya, nanti malam kami akan berdiri di deret paling depan, dekat sekali dengan stage.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Konsernya sendiri, hmm…komentar saya cuma satu: Lady Gaga memang gila. Panggung megah yang ditata menyerupai kastil, entrance yang luar biasa –diawali oleh penari-penarinya yang berbaris sangar di atas stage yang gelap, Gaga naik panggung menunggang kuda hitam yang berjalan anggun sambil membawakan Highway Unicorn’–, 23 (dua puluh tiga) lagu yang dia bawakan dengan sempurna, crowd yang membuat saya merinding..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Indoor Stadium malam itu dipenuhi oleh ribuan Little Monsters. Sebagian berdandan Gaga-like, dengan kostum dan make up heboh. Di sebelah saya, ada anak Indonesia, masih kelas 1 SMA, bela-belain ke Singapur nonton sendirian. Bocah ini, sepanjang pertunjukan, nyaris tak berhenti berteriak-teriak “INDONESIA LOVES YOU GAGAAAAA…INDONESIA LOVES YOU GAGAAAAAAAA!”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ada yang pengen tau apakah konser dan penampilan Lady Gaga malam itu mesum, gak?

Jawabannya, enggak. Hanya pada lagu Government Hooker, Gaga menari dan mempertontonkan gerakan erotis. Itupun karena memang ‘nyawa’ lagunya memang seperti itu. Sisanya, saya hanya bisa bilang “Gaga gila!”. Gila kerennya, gila musiknya, gila juga kostum, tarian, dan konsep pertunjukannya. Sebagai performer yang tahu betul ‘kewajibannya’, Gaga tampil total. Sebagai seniman, musisi, penyanyi, dan komposer, dia jenius. Konser malam itu luar biasa indah. Luar biasa menyentuh, jika kita mengerti bahwa pesan besar yang dia bawa adalah tentang kesetaraan, kemanusiaan, hak untuk menjadi dan mencintai diri sendiri, tentang menghargai perbedaan. Bahwa semua manusia dilahirkan indah dan sempurna, karena Tuhan tak mungkin berbuat salah. Ia menciptakan kita semua…sempurna.

I’m beautiful in my way
‘Cause God makes no mistakes
I’m on the right track, baby
I was born this way