Day #3

Senin, 15 Agustus 2011

Masih inget cerita saya bahwa si angkot antar kota antar propinsi, mobil kecil saya itu, harus nginep di Langsat?

Nah, hari ini, walaupun capek karena beneran rumah saya jauh dari mana-mana, mau gak mau saya paksain ngambil si angkot untuk dibawa pulang. Syukurlah dia baik-baik saja. Berdebu dan kotor, kabinnya pengap, tapi setidaknya dia gak rewel atau nangis selama 2 malam terpisah dari saya, ibunya.

Supaya irit, dari rumah saya bawa si Marchy yang kemudian diparkir di basement Cibubur Junction. Kemudian dari sana, saya naik taksi ke kantor di Jalan Langsat, Kebayoran Baru. Belagu ya? Katanya lagi jatuh miskin. Katanya gak ada duit, lha kok naik taksi?

From #7daysmarch

Siang masih terik memanggang kulit wajah dan lengan, saat akhirnya saya memacu si angkot pulang. Rencana awal untuk langsung cabut ke Cibubur Junction ngambil si Marchy, ternyata berakhir kacau. Saking capek dan ngantuknya, saya ketiduran di rumah, dan baru ke Cibujang setelah waktu berbuka puasa tiba.

Mungkin alasan berikut ini sama sekali gak canggih. Tapi jujur saja, salah satu yang saya suka dari Marchy adalah audio systemnya. Karena kadang males ngeburn koleksi lagu-lagu favorit ke CD untuk diputar di mobil, alangkah menyenangkannya menemukan bahwa di Marchy tidak hanya ada radio dan CD player, tapi juga colokan untuk aux in. Enak banget bisa dengerin playlist yang ada di iPod klasik saya, hanya dengan nyolokin kabel ke audio player.

From #7daysmarch

Malam itu, saya membawa Marchy pulang. Ah, akhirnya si Cutie Marchy akan bertemu juga dengan mobil kesayangan saya, si angkot. Dalam perjalanan pulang, saya sempat mampir makan kebab dan minum STMJ di warung pinggir jalan. Menikmati me time, sedikit waktu untuk diri sendiri yang mulai jarang saya lakukan.

Dengan kecepatan di bawah rata-rata, sekitar pukul 9 malam, saya bawa si Marchy ke rumah, sembari menikmati lantunan vokal Michael Buble yang diputar dengan volume sedang.

You’re a falling star
You’re the getaway car
You’re the line in the sand when I go too far…