Jadi perempuan memang susah. Pada saat-saat sulit, atau ketika sedang merasa kehilangan arah, kadang mereka (baca: saya) mati-matian mencari siapa yang salah dan wajib dituding sebagai pihak yang menyebabkan semua kekacauan. PMS, mood swings, teman, keadaan, dan ujung-ujungnya, tak jarang perempuan mengakhiri proses pencarian terdakwa ini dengan menyalahkan diri sendiri.
Hati memang tak bisa dibohongi. Saya sedang berduka, marah entah kepada siapa. Sepandai apapun menutupi perasaan, saya tau, saya harus melewati tahap yang sangat menyebalkan ini dengan mulus. Mengingkari kesedihan dan kemarahan, hanya akan membuat seseorang tampak bodoh. Dan saya menolak untuk terlihat bodoh. Ada begitu banyak hal yang menunggu untuk diselesaikan. Dan dunia toh tak akan berhenti berputar, atau berbaik hati mengembalikan kebahagiaan saya, jika saya tidak berusaha dengan sungguh-sungguh.
Saya butuh udara segar. Pergi jauh dari keramaian, ke suatu tempat yang jauh dari peradaban. Ingin sendirian menatap langit dan bintang-bintang, menyusun ulang semua rencana yang terpaksa berantakan. Barangkali sambil menulis tentang perjalanan ke negeri di atas awan yang dijanjikan seorang kawan. “Come here. You’re always welcome. I’ll take you somewhere far from town.” Janji yang manis dan membuat saya, mau tak mau, tersenyum lagi.
Wait for me. Within two weeks, I’ll fly all the way to your place, and start this sentimental journey, with you.



Urusan hati kah?
Kalo jadi pergi, mekbuk sama bb ndak usah dibawa..
Bener! Mbok butuh refreshing.. Nikmati langit beserta isinya, dan nikmati semua tato dibadan mbok..
sentimental journey ??? Ah saya belum pernah,menjelajah sendiri mencari kedamaian dan berdamai dg keadaan juga diri yg semrawut
goodluck mbok, terdengar menggoda perjalanan nya. Wish u find what u need there *peluuuuuk
Hehe saya juga sedang berusaha untuk berdamai dengan hati dan keadaan. Setiidaknya berusaha membuka hati sedikit agar terasa lebih lapang dan bisa bernafas lebih lega.
Ayo mbookk kita liburan ke mongolia, hehehehehe
mbak, aku anter yuk…. aku juga lagi butuh suasana yang menyejukan jiwa nih…
klo aja bisa, saya jg pengen bisa pergi kemanaaaaaa gitu, biarpun sebentar/
wish u get ur happiness wherever u r mbok
Butuh spasi… berhentilah sesaat ‘menulis hidup’ lalu lanjutkan lagi setelah beberapa saat
rehat sejenak mbok, hidup udara bebas..

semoga sekembalinya nanti bisa lebih segeran jiwa dan raga ya..
Amien..
Saya selalu suka baca artikel simbok yg begini, keren.
*klo yg ini gak mau komen panjang, takut keceplosan curcol, qiqiqiiq*
You’re doing great mbok, and will always be great… In the end.
Nite nite mbok, thanks for share yah, especially for this article… Nice!
jelajahi tempat yg agak terasing mbok atau yg sdkt terasing deh …. semarang juga boleh kok #ihik
aaah….love it!
Mbok emang ok!