disclaimer: isi postingan ini saya dapet dari ngumpulin tweets seorang kawan, Lex dePraxis. sangat random, dan soal bener enggaknya saya juga gak tau. bisa jadi ini serius atau cuma buat lucu-lucuan.

Bahasa tubuh seseorang saat sedang berbicara atau berinteraksi dengan orang lain, konon menggambarkan apa yang sedang dia rasakan. Berikut adalah beberapa contoh:

Memandang orang dari atas ke bawah: menilai daya tarik seksual (buat saya, itu cara memandang yang sangat kurang ajar).

Banyak berkedip: sedang dalam tekanan atau menutupi sesuatu (lha kalo kelilipan, masa gak boleh kedip-kedip?)

Membuang muka: mencari jarak karena harus berpikir, atau  sedang merasa tidak nyaman.

Tangan masuk ke kantong celana, jari jempol menyembul keluar: ini menunjukkan rasa superioritas atau kepercayaan diri.

Berjabat tangan dengan dua tangan: bersahabat dan dominan. Menjabat tangan seseorang dengan cara ini juga akan membuat orang lain lebih percaya dan nyaman dengan Anda.

Menggaruk telinga: ragu, berpikir dua kali, atau sedang menutupi sesuatu.

Menyentuh hidung: berpikir dua kali atau menutupi sesuatu.

Tangan tergantung di samping: semakin jauh dari tubuh, semakin tinggi tingkat percaya dirinya.  Semakin dekat jarak tangan ke tubuh, semakin tertutup, protektif, dan rendah rasa percaya dirinya

Pupil mata membesar: tertarik, berminat, senang.

Membenahi kancing atau kerah baju: cemas, khawatir

Ada sedikit saran. Sedikit banget…

1. Jangan membersihkan debu/kotoran dari pakaian Anda ketika sedang bicara dengan orang lain, karena itu dapat membuat mereka merasa ditolak.

2. Sering-seringlah melatih senyum terbaik anda di depan cermin. Senyum yang tulus adalah senyum yang melibatkan mata, jadi perhatikan baik-baik senyum orang di depan anda. Aslikah, palsukah? Lihat matanya, bukan gerak bibirnya.