Bahwa darah lebih kental daripada air, siapa pun pasti tau. Dan tentang pertalian darah sebuah keluarga yang terpecah itulah yang akan saya bagi melalui tulisan ini.
Hidup memang tak selalu ramah. Tidak semua orang cukup beruntung memiliki keluarga yang utuh, yang happily ever after. Apa pun bisa terjadi dalam perjalanan hidup –dan perkawinan– seseorang. Sialnya, seringkali manusia memang tidak bisa menghindar dari sesuatu yang bernama takdir. Jodoh, rejeki, dan kematian, ketiganya sungguh bukan kuasa kita.
Itu juga yang membuat Elia, lelaki terindah saya ini, kehilangan Ratna. Dan takdir jugalah yang akhirnya membuat mereka kembali saling menemukan. Barangkali bukan tanpa maksud apa-apa jika Tuhan melakukan ini: memisahkan dan mempertemukan mereka lagi.
Lima belas tahun yang lalu adalah saat terakhir kali mereka bertemu. Yang terekam di benak keduanya barangkali hanya potongan-potongan kabur dari kenangan masa kecil, wajah-wajah bocah tujuh dan sembilan tahun dengan segala kelucuan dan kepolosan mereka. Dan kemarin, setelah beberapa hari saya dan Ratna mati-matian merahasiakan rencana kedatangannya ke Jakarta, saya menyaksikan momen indah perjumpaan kembali dua ‘bocah’ yang selama belasan tahun terpisah. Pada awalnya, Elia sama sekali tidak mengenali saudara sepupunya yang kini telah tumbuh menjadi perempuan muda yang cantik. Dia menjabat tangan Ratna dengan sopan, tanpa sedikit pun menyadari bahwa perempuan yang berdiri di depannya adalah bocah yang sama yang dia kenal lima belas tahun yang lalu.
Entah apa yang ada di benak mereka ketika sesaat kemudian Ratna dengan ringan membuka percakapan. “Mas Bintang, masih inget aku, nggak?” Sayalah yang justru setengah mati menahan diri supaya tidak menjadi terlalu emosional dan menitikkan air mata.



Apakah ini bersambung mbok?
Belum selesaikah tulisannya?
Jd, abis nanya itu gmn? Reaksi Elia piye?
iya, gue #riwil, penasaran
Kalo diliat-liat
si Ratna ini koq mirip ama simbok yah?
Terharu mbok
sepupu tapi dekeeeeet sekali sepertinya waktu kecil
agak kecewa dengan tulisannya yg terlalu pendek, td terlanjur berharap ada deskripsi pertemuan mereka secara emosional
Waah kok bisa terpisah selama 15 tahun? Bijimana ceritanya?
*penasaran*
to all: ratna ini sepupu dari pihak ayah kandung elia. dan detail gak akan membuat cerita ini menjadi lebih indah. use your imagination, people
Tanggepan Elia ke mbok gimana?
Setelah tau itu siapa gimana?
Si mbak tinggal dimana emang?
*banyakpertanyaanyanglaininiiihhh*
to all (lagi): karena ini menyangkut urusan keluarga mereka, sepertinya agak sensitif dan akan membuat beberapa pihak merasa gak nyaman kalo saya cerita terlalu detail. saya gak pengen melanggar garis. hanya ini yang bisa saya ceritakan. *apa sih*
momen yang aku ga sangka.. begonya, aku bilang ke dia, “kenalan dulu..”
terakhir ketemu lima belas tahun lalu, sekarang dia udh gede dan jago bikin puisi pula.. masih kangen sbnrnya tapi dia cuma sehari di jakarta
makasih ya, sayang! i love you
@elia: maaf bikin kamu curiga. aku terpaksa ngarang kesana kemari karena beneran pengen nyenengin kamu sama ratna. maaf ya sayang… and i love you too
kentang
hebat loh si mboknya. bisa bikin sodara ketemu setelah 15 tahun. sayang cuma sehari… mo nanya macem2, tp gak jadi. ada hal2 yg bisa dibagi ke org lain, ada yg gak perlu dibagi XDDD
si mbok jadi kayak presenter termehek-mehek
hihihihihi *digampar gitar*
oh jadi begitu ceritanya..
hehe silahturahminya jadi kejalin lagi deh..
happy to know that
sejujurnya sayapun menahan haru semalam…
sangat.
ternyata nggak banyak berubah…
masih pendiem (tapi bo’ong), masih konyol, masih ajaib.
semoga kita tidak akan pernah terpisah lagi ya mas…
semoga ini adalah sebuah titik yang baik buat persahabatan dan persaudaraan kita
love u my brother…
dan loooove u soooo simbok sakti yang datang dari venus!
ergh mbok, bisa pertemukan aku dgn si itu nda mbok? *kedipkedipjahat*
Wah, eh iya manis juga… hahahahah!
woh simbok…kek termehek² nih
Kenapa De…ga diterusin ceritamu ?
aku jadi seperti liat buku yang kesobek pada bagian serunya, hi hi hi ….
ga kuat nahan karena alur cerita riilnya atau gimana, ya udah, mungkin seperti itu kondisi perasaanmu dan tiap manusia berbeda kapasitas ukurannya.
Oke De…kita tukeran alamat blog ya..
jabat erat buatmu, aku ada 2 =
1. untuk komunitas blogger = http://obrolanblogger.blogspot.com/
2. untuk tulis bagian serpihan perjalanan dari temen-temen ku = http://satriojatim.blogspot.com/
terimakasih, salam – satrio
smpe hari ini saya masih bingung dengan kemesraan kalian berdua sm elia loh mbok..
ah tp itu ndak penting..
sing penting ratna dan ktmu sama masnya *halah sok tau juga
meski membingungkan, tp menahan air matanya simbok melukiskan smthing mengharukan disana..
wahahhaha… baru mw bilang penasaran sama lanjutannya,, dah buanyak yg komen sebelumnya. bener2 berhasil bikin yg baca penasaran

eniwei, selamat udah ketemu lagi sama sepupunya, semoga ga terpisah lagi
Wahaha, kirain itu simbok ketika masih muda..
Eh, sekarang juga masih muda lho mbok
ya ampun, sepupuan 15 tahun gak ketemu? gimana ceritanya yak? hehe…
terharu bacanya…
hehehe,, ingin deh ngerasain kayak gitu

haha,,
semoga tak terpisahkan lagi
aku lebih suka kaya gini.. ga terlalu jelas. yg penting detail pentingnya udah digambarin.

postingan yg sangat menyentuh … semoga bisa lebih memberi warna hidup Elia
ko iso lose contact gitu yo mbok? si mbok so sweet banget ya…mempertemukan dua saudara yang lama terpisah….
nice story..jadi terharu (cry)