Cinta itu apa, sih?

Gak tau. Saya sedang gak pengen merangkai kalimat-kalimat indah untuk menjelaskan apa itu cinta. Saya hanya tau saya menyayangi lelaki iniĀ sepenuh hati. Utuh penuh seluruh, kalo kata bang Toga.

Tapi kenapa? Nah, kalau ini, rasanya saya punya jawabannya.

Barangkali karena Elia datang di saat yang tepat. Barangkali sedikit lebih rumit dari itu: karena dia seorang seniman.

Seniman? Oh, iya. Saya selalu kepentok sama yang model-model begini. Atau mungkin, mungkin karena kecintaan dan passionnya pada dunia yang dia tekuni, semangatnya yang luar biasa –sampe kadang terkesan sombong dan terlalu percaya diri– membuat dia terlihat berbeda. He knows what he wants, and he works his ass out to get what he wants. Buat saya, laki-laki seperti itu, hmm…seksi.

Hari ini, setelah beberapa lama rebyek dengan kegiatan latian, rekaman, pacaran, mixing, pacaran, mixing ulang, dan lain-lain, situs resmi Sonicflux (band baru-nya Elia) akhirnya diluncurkan. Di web resmi mereka ini, semua orang bisa ngikutin update kegiatan anak-anak Sonicflux, download single pertama mereka, beli merchandise (yang ini belum, tapi akan segera ada), dst dst dst.

Dalam waktu tidak terlalu lama, mudah-mudahan materi untuk mini album Sonicflux juga udah siap. Saya bukan siapa-siapanya mereka walaupun saya suka ngaku-ngaku manaher. Sebagai penikmat musik, saya sudah dibuat jatuh cinta oleh semangat Elia dan temen-temen bandnya untuk murni main di indie label. Dan cinta jugalah yang membuat saya menulis artikel ini.

It’s all about love, baby…