Sekarang saya tau apa yang harus saya lakukan untuk melawan stress dan macet di sepanjang jalur Pantura nanti. Hiburan saya, apalagi selain ngerumpi, curipandang, langsung enak, twitter, plurk, dan facebook? Eh sekarang nambah satu lagi. Saya mau foto-fotoin semua kejadian dan atau tempat-tempat menarik, aneh, lucu, maupun menyebalkan, dan langsung mem-publish beritanya di publikana.
Mudah-mudahan laporan perjalanan saya (halah nggaya) akan ada gunanya buat para pemudik lain dan temen-temen semua. Silakan lhoh kalo mau melaporkan sesuatu atau sekadar berbagi pengalaman, apapun yang berhubungan dengan kehidupan publik, boleh kita bagi di sana.
Lebaran sebentar lagi. Buat wong ndeso seperti saya, kesempatan mudik yang setaun sekali itu bener-bener membawa semangat luar biasa. Bahkan beberapa hari sebelum acara mudik dimulai, seneng sekaligus capeknya udah kebayang-bayang.
Beberapa taun yang lalu saya pernah posting list wajib yang musti disiapin sebelum berangkat. Saya post ulang di sini, ditambah dan dikurangi seperlunya (hasyah!). Semoga ada gunanya. Oiya, saya selalu print daftar ini dua copy. Yang satu dipake pas sebelum balik ke sini supaya ga ada barang penting yang tertinggal di kampung saya sana.
Kotak tupperware gede: snack, permen, roti, biskuit.
Tas :dompet, dompet koin, hape, tissue, tissue basah, tusuk gigi, pantyliners, uang receh, pulpen, buku kecil, kamera, tas kosmetik kecil buat bawa bedak dan teman-teman si bedak.
Koper: baju seperlunya, tapi karena kita berempat, seperlunya means BANYAK BANGET.
Ransel: isinya baju ganti selama di perjalanan (biasanya butuh 2 ransel buat berempat), toiletries (handuk kecil, sabun-odol-sampo kemasan kecil/sachet).
Kotak P3K: harus lengkap. ada obat sakit kepala, obat penurun panas, obat diare, minyak kayu putih, lotion anti nyamuk, plus alat inhalasi buat jaga-jaga kalo si precil kecil asmanya kambuh.
Peralatan piknik: cooler box yang diisi aqua gelas, macem-macem minuman kemasan kotak, tikar, termos air panas, kopi sachet, mi gelas (gak sehat tapi selalu berguna saat kepepet).
Lain-lain: segala charger, kabel data, batere cadangan, handycam (padahal jarang dipake), uang receh dan kertas pecahan kecil (seribuan, lima ribuan, sepuluh ribuan) buat bayar tol, parkir, ongkos toilet umum kalo ada.
Selamat mudik, gak usah kebut-kebutan, dan jangan lupa oleh-oleh buat saya yaaa…
Dear all, Ada undangan lagi nih. Saya kopas aja yah?
Obrolan #4: Menjaga Kebebasan Berekspresi (Belajar dari Kasus Prita) Buka puasa dan ngobrol bersama Prita Mulyasari Host: Obrolan Langsat Type: Meetings – Club/Group Meeting Network: Global Price: Free Date: Wednesday, September 9, 2009 Time: 5:45pm – 8:00pm Location: Wetiga / dagdigdug.com Street: Jalan Langsat 1/3A, Kramat Pela, Kebayoran Baru
Dimoderatori oleh Ndorokakung, di sana kita akan berkesempatan ngobrol dan berdiskusi dengan Bapak Anggara (PBHI) dan Ibu Prita Mulyasari, yang kasusnya melawan RS Omni Internasional tampaknya belum beres juga (atau udah ya?).
Kalo kita masih peduli dengan kasus ini dan issue kebebasan berekspresi, yuk ngobrol yuk…
See you there?