![]() |
| From Drop Box |
Secara umum, atau kalau boleh saya sebut karena alasan ‘kodrat’ dan nilai-nilai ketimuran (halah ini lagi), perempuan Indonesia lebih suka bersikap pasif dan menunggu saat bercinta dengan pasangan. Ada ketakutan bahwa jika perempuan lebih terbuka mengekspresikan apa yang dia rasakan, atau apa yang ia inginkan dilakukan oleh pasangannya, dia akan dianggap terlalu berani atau apalah, yang ujung-ujungnya akan membuat pasangan anda turned off.
Padahal, taukah anda bahwa laki-laki juga menikmati momen saat perempuan mendominasi dan pegang kendali? Sekali-sekali anda boleh berinisiatif dan menguasai permainan, kok. Tak perlu ekstrim dan mempraktekkan master and slave sampai anda membawa borgol dan cambuk, misalnya (eh, kecuali anda dan pasangan sama-sama suka kinky, kenapa engga?).
Berikut sedikit tips untuk anda dan pasangan. Bisa dicoba malam ini.
Kenali tubuh anda sendiri. Untuk memahami titik erotis dan area sensitif tubuh, tentu saja anda harus berani mengeksplor sensualitas dan seksualitas anda. Pada umumnya libido perempuan akan lebih gampang naik oleh stimulasi di daerah-daerah seperti leher, dada, dan daerah genital. Tapi tidak tertutup kemungkinan, daerah sensitif anda terletak di bagian tubuh yang lain. Betis, punggung, lipatan di bawah lengan, atau mungkin area perut? Anda yang lebih tau.
Jangan menunggu dia memulai sesuatu. Jika kelihatannya malam ini akan berlalu dingin-dingin saja, dekati pasangan anda. Start a move. Kalau dia menolak atau pura-pura menolak, nah inilah saatnya anda beraksi.
- Sentuh pasangan anda di area yang anda tau tak bisa ditolaknya, berikan ciuman paling panas, dan mulailah melucuti pakaiannya satu persatu. Kalau anda cukup berani, bisikkan sesuatu yang nakal di telinganya. Tell him that you want him so bad tonight, that bad you could boil a cat just to be with him.
- Jangan beri dia kesempatan mengendalikan permainan. Pegang tangan pasangan, arahkan ke area-area di mana anda ingin disentuh. Bimbing tangannya untuk melepas kait bra anda. Mintalah pasangan bermain-main sejenak di daerah payudara, kemudian bimbing tangannya menelusuri perut anda.
- Saat permainan semakin panas, mintalah ia melakukan sesuatu seperti cunilingus, atau jika anda merasa kurang nyaman dengan ini, arahkan tangannya ke area genital dan biarkan jari-jarinya bekerja. Jangan lupa berikan reaksi yang akan membuatnya semakin menikmati permainan. Katakan anda menyukai apa yang dia lakukan, dan jangan malu mengekspresikan apa yang anda rasakan dengan gerakan dan suara-suara yang akan semakin membangkitkan gairahnya.
- Kalau anda merasa bahwa foreplay sudah cukup lama dan anda berdua sama-sama siap ke babak berikutnya, mintalah pasangan melakukan penetrasi. Ucapkan dengan sedikit ‘nakal’, misalnya “do me now, give it to me”. Pilih posisi woman on top kalau anda suka dan biarkan dia menikmati dominasi anda di tempat tidur malam ini.
Selamat mencoba
Ilustrasi dari pixdaus.com
note: artikel diambil dari ngerumpi.com



adududududududuh.. kok ya saya baca lagi toh artikel ini…
singa mengauuum….grrrrrrrr…..
Hm..Postingan dewasa..*sambil geleng2 kepala*.no coment deh..*lha ini apa?*
just one word
“ehe”
wakakakak
mendadak jadi gelisah nih
fiuhhh……. baru menghembuskan nafas lagi setelah menahannya selama membaca postingan ini *berat*
Waduh mbok… eike mah udah gak butuh lagi. udah khatam!!! *sambil tetep kopi paste untuk dibaca lagi*
your best post!! haha
mboookkkk… mau domz banner ngerumpi nya buat pasang di blog… (peluk simbok)
I am the master of the game
duh rindunya baca tulisanmu ven. aku br mulai beredar lagi nih. abis mati suri 
gugup juga bacanya heheh..
langsung di beri tau kepada calon istri, agar belajar seperti ini heheheh
[...] lama jadi blog admirer, saya menemukan satu tulisan simbok yang mengantar saya kepada sebuah rumah yang membuat saya kembali menyinggahi tempat yang dibuat [...]