![]() |
| From Drop Box |
Ah, kata ‘lawan’ sepertinya terlalu provokatif dan terkesan berusaha memanipulasi pembaca untuk ikut-ikutan marah seperti yang saya rasakan sekarang ini. Tapi begitulah. Kali ini, membaca dan mengikuti kasus Prita Mulyasari, seorang ibu dari dua anak balita, yang dengan alasan yang sangat tidak lucu ditangkap dan harus mendekam di penjara wanita Tangerang sejak tanggal 13 Mei 2009 yang lalu hanya karena surat keluhan yang dia tulis kemudian beredar luas di internet, saya sebal. Amat sangat sebal. Dan kalau sudah begini, sebagai seorang warga negara -sekaligus seorang ibu seperti Prita- yang notabene aktif memanfaatkan internet dalam keseharian saya, tentu saja saya menolak untuk diam.
Gimana bisa diam? This is so not cool, dudes. Sama sekali gak keren kalo gak mau dibilang bodoh dan memalukan. Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang seharusnya melindungi kita semua dari kejahatan yang lumrah terjadi di dunia virtual, pada akhirnya (seperti diduga banyak orang sejak awal wacana tentang UU ini disosialisasikan), justru menjadikan kita, warga biasa, menjadi korban. Sekarang Prita. Besok atau lusa, tidak tertutup kemungkinan saya atau anda pembaca sekalian mendapat giliran mendekam di bui hanya karena ketidaktahuan kita.
Saya gak perlu copy paste surat elektronik naas yang menyeret Prita menjadi tersangka. Silakan cari sendiri lah. Oom Google pasti tau. Jangan malas bertanya dan mengorek informasi dari sana sini kalau gak pengen jadi korban berikutnya.
Situ mau diam atau gimana? Saya enggak. Saya pilih melawan kebodohan dan ketidakadilan ini, dengan cara saya. Mungkin tak akan banyak artinya, tapi dengan join the cause di Facebook plus nulis ini pun saya cukup lega.
Stay strong, Prita.
UPDATE:
Sidang pengadilan perkara pidana ibu Prita akan digelar di PN Tangerang pada hari Kamis, 4 Juni 2009. Saya dan beberapa teman berencana datang ke sana untuk memberikan dukungan moral buat ibu Prita. See you around, peeps!



tanpa simbok yang mendukung prita, rasanya nggak rame …
ah, gak juga ndoro. saya sih sebel aja. kasian anak-anaknya
lawan.
kasian anak2nya
melawan kebodohan, melawan kembali ke masa lalu …
tak bantu doa
semoga segera bangkrut tuh rumah sakit
Bener Mbok!
Kasian anak2nya..
Saya baru tahu kalo anak2nya masih kecil.
Kemarin cuma terganggu karena “ngerasa ga adil” aja…
*next , saya post juga..
boikot RS.Omni Internasiona dan dokter2 yg berperan terhadap keadaan prita (kasih diagnosa ga jelas dll). buzz markting, say it to your relatives, friends, coelagues, etc. sampe masalah ini clear.
ah sebegitunyakah sekarang sehingga berbicara saja banyak aturan dan batasannya…
dan sang anak juga tentu saja punya hak azasi untuk mendapatkan ASI ibu nya,
sungguh keterlaluan sekali
tentu saja jawabnya LAWAN!!
[...] Tika mengajak untuk beramai-ramai kupipes surat pembaca tersebut sebagai bentuk dukungan, dan beberapa postingan [...]
[...] oleh beberapa blogger lain seperti Ndorokakung, Tikabanget, masgolek, restlessangel, ardifa, ibu venus, galeskha, maleakhi, karimuddin, dan masih banyak lagi. Tags: Omni International, Prita [...]
bisanya cuma bantu do’a mbak…
Hidup Simbok
apapun didunia ini, jika mengangkangi nilai-nilai kemanusiaan, hanya ada satu kata LAWAN!
mudah-mudahan belum terlambat…
LAWAN!!
lawan !!
kasihan anak2nya.. apalagi ibunya
rasanya masih banyak kasus serupa yang dialami banyak pasien di banyak rumah sakit di indonesia. Baik rumah sakit swasta sebesar OMNI maupun rumah sakit2 swasta dan negeri, yang pelayanannya sangatlah memrihatinkan. Lawan!
Kalian semua keren! Pass it on, people. Let’s spread the news!
padahal banyak sekali surat keluhan mengenai suatu lembaga, produk, maupun public area. tapi kenapa yang ini dituntut? rasanya tidak adil…
kita harus lawan!
tidak adil skali! kita harus lawan!
baiklah, aku ikut mbok, i’ll spread the news.
Hukum yang sangat buta..
Fuck UU ITE!
minta ijin saya lanjutin postingan ini di fb, mbok.
*pasang di fb tanpa nunggu approval*
heran, RS kok malah takut di kritik.
bukannya memperbaiki malah menuntut
pasang spanduk or demo di depan RSnya kali ya..
Ya ampun..respons kalian membuat saya terharuuuuu
@nazieb: walah kamu itu lho!
masih ada biadab kaya gitu ya.
Terima kasih telah bergabung dengan cause untuk mendukung ibu Prita ya Bu..
Lawan, atau anda berikutnya!!
Ga ngerti sama otaknya pengelola rumah sakit omni batavia itu. Kalo memang runut perkaranya tidak seperti yang dituliskan oleh Ibu Prita itu kenapa harus meradang sampai mengajukan tuntutan? Kemana semangat musyawarah untuk mufakat yang ada di undang-undang dasar sebagai bentuk peraturan tertinggi dari segala macam peraturan?
Atau memang kasus ini sengaja di blow up sebagai kasus nyata kembalinya pengekangan kebebasan menyatakan pendapat?
Cih! Kalo sudah begini jelas sekali bahwa rumah sakit omni batavia itu bobrok sebobrok-bobroknya dalam hal manajemen. Perlu diingat-ingat untuk tidak pernah datang ke rumah sakit itu.
ada yg ngusul gerakan nutup blog…momon kalo ga salah
[...] Venus to Mars: Diam atau Lawan [...]
LAWAN ! atau mungkin kita yang berikutnya
btw mbok bannernya minta kodenya dong
@dony: scriptnya di ibuprita.suatuhari.com
Thx ya don
[...] datang dari Ndorokakung, Ibu Venus, Tika Banget, Navinot dan puluhan blog lainnya, tidak sedikit pula yang mendukung gerakan boikot RS [...]
lawan!!!!!
atau akan banyak ibu prita yang lainnya dengan penuntut yang berbeda.
agh kadang kok ribet banget ya..
yang harusnya dituntut, malah menuntut.
udah tau salah, kok malah merasa benar. Malu dengan embel2 internasional sampe gak mau minta maaf? bedebah!!!!
duh maap mbok, malah jadi ngomel dimari… *siapin postingan*
[...] jejak ndorokakung, simbok venus, dilla, mba memeth, tikabanget, dan masih banyak teman-teman lain yang bergabung dalam cause [...]
blogger bersatu tak bisa dikalahkan
apa perlu blogger mendudukin kantor kejaksaan
atau sekalian r s omni
[...] postingan dari teman – teman blogger [...]
ada pengalaman saya membeli rumah RSH lewat KPR,
di janjikan oleh pengembang besar( jaya land, jawa timur )akan realisasi setelah uang muka lunas, ternyata setelah satu tahun baru realisasi.
Setelah realisasi pihak pengembang tidak memperhatikan pelayanan pasca realisasi. Listrik yang tidak 7 bulan, belum tahu kapan akan disambung? padahal saya sudah tanya ke pihak PLN Sidoarjo, katanya malah belum didaftarkan ke PLN.
Kualitas bangunan yang sangat jelek ( yang ini mungkin masih bisa ditolerir, kerena rumahnya tipe SSSSSSS ).
Lingkungan, jalan, fasum yang dibiarkan saja.
Jika saya tanyakan ke kantor pemasarannya, beribu alasan di kemukan.
Semoga yang lain tidak demikian.
Kepongahan hanya akan menghancurkan harga diri mereka sendiri, yang terniaya pasti akan menang
Saya ikut bantu doa ya Mbok
[...] http://venus-to-mars.com/2009/06/01/diam-atau-lawan/ [...]
ya ampun simbokk..ak baru baca surat pembacanya…astaga.itu kan complainan biasa yaa…dan tnyata kita bs terjerat hukum..astgfrlh..harus hati2 bgt…
saya simpati skali dgn mba prita…Allah tidak buta ko, Dia Maha Tahu…
smga mba prita sklg cpt bs terbebas dr jeratan hukum…
dan smg hukum di negeri ini lebih baik lg..tidak semena2…
LAWANNN
rumah sakit yg benar2 udah sakit (jiwa)…
Duh bu..serem banget sih…
sumpah baru ngeh *minta ditabok hehehe*
Tirani kekuasaan yg angkuh….!
Lawan…
hukum rimba….
masih (tetap) jadi pertanyaan keberpihakan hukum kita…
iya mba saya baca suratnya di internet
sebenarnya ada apa sih dengan sistem peradilan di negeri ini
yg salah siapa, yg ditangkap siapa
semoga mba Prita tetap tegar
keadilan pasti ada
dsini sdh bukan bu prita yg merusak nama rumah sakit itu,tp rumah sakit itu sendiri yg sdh merusak namanya sendiri.
Skarang apa mereka bs membendung gerakan perlawanan ini? sukur,rasain tuh.
Wow… Jadi ngumpul dimana hari kamis
Sial, kamis aku ada kuliah!
@joey: mungkin di poins atau sekitar situ, jo. Mau bareng ke sananya? aku berangkat bareng edy caplang, epat, ga tau siapa lagi. Weekday sih ya…pada ngantor. Kabar2i aja joey. Jam 8 aku udah di TKP.
Bantu doa mbok…
*terharu biru n merinding baca banyak banget postingan dukungan buat ibu prita*
**dukung pembebasan ibu prita**
huh aku juga marah banget, dukungan minimal ikut cause FB, mudah2an bisa menghasilkan maksimal buat prita. good luck venus!
mudah2an ini jalan buat rumah sakit atau siapapun yg angkuh arogan menjual penderitaan orang lain agar mereka kapok. aku selalu yakin kebenaran masih ada, yah walau hukum kita bisa disulap
Saya ikut kirim doa ya, Bu.
Pls update hasil sidangnya juga.
Semoga segera ada pemecahan yang baik win win solution
Iya, Mbok…
Saya lawan frontal dengan : http://www.fajarjasmin.com/?p=189#comment-287
[...] Diam atau Lawan by Venus [...]
sungguh sayang … lagi gak di serpong …
sampaikan dukunganku dari sini ya mbaaak….!!
ayo berger…

bergerak..
ayo lawan!!!!
dukung terus Ibu Prita!!!
bntr lg jg dicabut ijin rs omni.. lawan.
[...] tulisan teman-teman yang dipost selama saya off kemarin… Ada tika, ndorokakung, mas iman, simbok Venus, Memethmeong, dony, dan masih banyak lagi… saya pikir saya akan ngomongin ibu Prita Mulyasari [...]
mbok, kita ajakin kopdar di Citos yuk,… sesama perempuan, mari ngopi2 cantik sambil ngerumpi (promosi terselubung… halahhhh)
buat mbak Prita… maju terus, semua mendukung dirimu
errr…mbok, cerita lanjutannya pas sidang mana?
ga masuk akal blas….wong mengeluh aja koq dipenjara…
ayo Ven…galang terus dukungan untuk Prita
saluttt banget atas solidaritas dikau2
Mari Lanjutkan perlawanan ini… Lebih cepat lebih baik! Bukankah kita harus Pro Rakyat daripada pro pemilik duit??
*weks*
[...] 3. diam atau lawan [...]
selama kita di jalur yang benar kita akan selamat ya nggak ayo maju terus bu prita