Melewati malam pergantian taun, seperti biasa saya dan juragan jalan sendiri-sendiri. Juragan ke Pelabuhan Ratu bareng temen-temennya, dan saya bersama precil-precil nginep di rumah Chic dan Joey, bersenang-senang dengan belasan anggota gerombolan, temen-temen blogger yang juga member milis kopdarjakarta. Ngobrol, makan-makan, barbeque-an, nyanyi-nyanyi (lebih tepatnya jejeritan), pesta kembang api, maen PS sampe pagi, tetep online sendiri-sendiri dan ngobrol lewat Plurk dan milis (padahal kita semua berada di ruangan yang sama). Pokoknya judulnya seneng-seneng.

Lewat tengah malam, beberapa mulai lowbatt dan keliatan lemes, tapi ngobrol-main kartu-nyanyi jejeritan dan foto-foto tetep jalan, dan jam empat dini hari, satu persatu makhluk-makhluk ajaib temen-temen saya ini mulai tumbang. Jam 7.30, sesi curhat dan perbincangan yang lumayan dalem meskipun tetep bikin ngakak, berakhir. Saya tumbang.

Oh, ada yang terlewat. Lima menit sebelum momen pergantian taun, sesuai instruksi sang sutradara, kami semua ngumpul di ruang tamu yang penuh sesak dan berantakan dengan segala kabel dan laptop, nonton video ‘the greatest moment’ karya Goenrock yang sumpah bikin terharu. Dan bersama jutaan manusia lain yang berada di zona waktu yang sama, kita counting down, menghitung mundur sepuluh detik terakhir dari taun 2008.

10…9…8…7…6…5…4…3…2…1…ENTER! *yang ini counting down aneh versi @belutz, yang begitu sampai di hitungan terakhir langsung klik tombol enter di Plurk*

Really, my new year’s eve was a blast. Thank you, freaks! *hugs*

*gak ada link, gak ada foto. nyusul aja kali.