Lelaki yang ini, dia lahir tepat dua belas taun yang lalu melalui proses yang lumayan panjang dan berat. Dua puluh tujuh jam yang melelahkan (dan menegangkan) menanti saat-saat kelahirannya, teriakan-teriakan kesakitan saya tiap kali terjadi kontraksi, dan ekspresi horor di wajah orang-orang tercinta yang menemani saya melewati proses kelahirannya, berakhir dengan tangis kebahagiaan yang bahkan masih saya ingat persis rasanya sampai sekarang.

Semua perempuan yang telah menjadi ibu pasti tau, detik pertama saya mendekapnya setelah ia dibersihkan, memeluknya erat di dada saya dan untuk pertama kalinya menatap ke dalam matanya yang bening, itulah surga. Itulah kebahagiaan yang sesungguhnya.

Dua belas taun telah lewat, dan bayi lelaki seberat 3,5 kilogram yang lahir dari rahim saya ini tumbuh menjadi manusia yang asyik. Dia ganteng, pinter, internet addict, dan sense of humornya keren sekali. Di rumah, hanya dengan si mas saya bisa becanda ngawur dan gila, main plesetan dan memelintir kalimat atau cerita sampai kami berdua terguling-guling ketawa, dalam arti sesungguhnya.

Dalam banyak hal, dia ini saya banget. Mulai makanan kesukaan, musik, dan hobinya, saya banget. Ah, dan tegangan tinggi juga, agak-agak kasar kalo marah. Banting pintu kamar, biasanya. Nah kan, itu pasti dia dapet dari saya *grins*.

Happy birthday, young man. I love you!

*dia suka kado ultahnya, boneka anjing lucu yang dia kasih nama Bully*