Kutemani engkau tak perduli panas atau hujan. Kupegangkan payung agar engkau tak kepanasan atau kedinginan. Dan akan tetap kutulis seribu prosa untukmu. Tak perduli titik atau koma, tak perduli abjad dan rangkaian kata.
Tapi tetap, bukan aku yang engkau cinta. Apa memang aku yang gila?
June 18th, 2008 at 11:56 am
post terakhir. sampai hujan berhenti
June 18th, 2008 at 12:08 pm
nggremeng dhewe ik..
*dikemplang*
June 18th, 2008 at 12:12 pm
halah ente jugaaaaa
June 18th, 2008 at 12:19 pm
ada yg hrus diklarifikasi ke aku nich?? yudis, simbok?? kalian ini pd ngapain sich??
June 18th, 2008 at 12:40 pm
@aprikot: klarifikasi? emang aku ngapain? jgn cerewet, nona
June 18th, 2008 at 12:49 pm
setelah hujan…
tampaknya bunga-bunga akan bertaburan…
cie..cie… suwit suwiw…
hehehehehe
June 18th, 2008 at 1:53 pm
emang klo gerimis berhenti . . . masih seperti biasanya ya jeng . .
*nglepus . . . . ngukur amben
June 18th, 2008 at 1:57 pm
apa??
Sama bre, eh yudis, eh bronis, eh sopir???!
*lost focus*
June 18th, 2008 at 2:36 pm
weleh ..
.. ngremeng apa ngelamun nih ..??
jangan² kerasukan .. 
June 18th, 2008 at 2:48 pm
sebelum kau pergi, mungkin setelah hujan bre dan alrisha naek cetak yah, mbok? *ngarep*
yak, sayah doakan demikian klo bejituh..
*wink*wink*
^___^
June 18th, 2008 at 3:03 pm
ini masuk ke dalam cerbung itu ga??
June 18th, 2008 at 5:59 pm
Hmmm… Bre dan Risha mau berlibur bareng ini critanya?
June 18th, 2008 at 6:51 pm
hanya kopi yang bisa menemani dan kehangatan, halah….
June 18th, 2008 at 9:45 pm
hmm,,,,
hmm,,,
June 19th, 2008 at 5:11 am
Swiiiw wiiit…
June 19th, 2008 at 7:52 am
Selamat ngopo wae-lah….
June 19th, 2008 at 7:59 am
Lam kenal, mbak…

kata-katanya bagus…. puitis ^^
semoga segera kembali
dan saya bisa kembali menikmati tulisan-tulisannya
June 19th, 2008 at 8:41 am
kutemani kau sampai saat gerimis berhenti
kalo dulu semasa sma, itu biasanya bagian dari teka-teki, hehehe. Dan jawabannya itu biasanya yang disebut temen itu: kopi, rokok, atau indomie….
June 19th, 2008 at 9:43 am
waduh tanpa titik koma, ngos2an nanti bah!

June 19th, 2008 at 9:48 am
keren juga melompat antara bre dan ven…eh siapa risha? *suse aku mikirnya tadi* nyari2 sambungan setori.
June 19th, 2008 at 10:08 am
June 19th, 2008 at 12:05 pm
bukannya lagi musim kemarau nih, tetangga?
June 19th, 2008 at 12:20 pm
pa kabar bunda… ??
June 19th, 2008 at 12:32 pm
Halahhh postingannnya kok makin irit ajah heheh. Btw temen-temen deketku waktu kuliah dulu mang segengster kalo manggil pake mbok heheh
June 19th, 2008 at 12:37 pm
@tuhu: owalah, pantes aku bingung. kok mbok?
June 19th, 2008 at 1:28 pm
sekarang yang menurut buku pelajaran harusnya musim kemarau koq malah sering gerimis dan hujan yah….
June 19th, 2008 at 4:53 pm
Sayank,…
Udah berhenti nih hujannya, yank… kamu mo pulang atau tetap nemenin aku disini?… Menghabiskan waktu, menatap senja nirwana yg memerah?
Sudah tidak usah kembali, temani aku saja, supaya ketika aku tak sadar menangis nanti, ada kamu yang menghapus airmataku…
(halahhh… merusak cerita bersambungnya ini namanya, hihihi… *sedang berusaha membelokkan cerita*, hahahahaha)
*dihajar pake sapu ijuk*
June 20th, 2008 at 8:24 am
gerimis brenti??kluarin cucian lagi mbokkkk
gara2 pake modem jadi terlambat baca postinganmu, ini jg leuleut puollllllll, geemeeessssss
June 20th, 2008 at 11:58 am
seperti biasa ora mudheng
met wiken yo, met kopdar2 meneh jeng!!
June 20th, 2008 at 8:13 pm
Kutemani engkau tak perduli panas atau hujan. Kupegangkan payung agar engkau tak kepanasan atau kedinginan. Dan akan tetap kutulis seribu prosa untukmu. Tak perduli titik atau koma, tak perduli abjad dan rangkaian kata.
Tapi tetap, bukan aku yang engkau cinta. Apa memang aku yang gila?
June 20th, 2008 at 9:43 pm
tentang apa atau siapa ya objeknya…. hmmmmm
June 21st, 2008 at 11:20 am
gerimis memang membawa kisah sendiri…
June 21st, 2008 at 10:26 pm
ini koma apa titik?
*nunggu*
June 22nd, 2008 at 1:19 am
Hujan = Basah…..
June 22nd, 2008 at 8:02 am
hehehe.. wah musim hujannya masih lama,, jadi nemeninnya pas panas aja yach.. jangan pas gerimis..
June 22nd, 2008 at 7:50 pm
tidak ada ruang untuk titik atau koma? berarti “spasi” aja ya mbok..
kirim ke 9 berapa berapa nih?
June 26th, 2008 at 10:59 am
titik apa koma?
apa titik koma?
atau titik puspa?
-ga nyambung-