kau tak pernah bertanya, tapi biar kuberi jawabnya
:kamu lah api, anggur, gelombang pasang,
angin puting beliung yang meluluhlantakkan seantero negeri
kamu matahari di bulan juni
jangan tanya apa rasanya saat kau katakan kau butuh sedikit ruang
aha!
ruang, ya?
ya ya, rasanya tak mengapa juga
kuberikan kau ruang agar kita tak saling kehilangan
dan saat kau kembali
kita akan berkelana sekali lagi
bertemu lalu bercinta di sudut-sudut gelap kota
dan hey,
bukankah yang terburuk pun telah kita lewati?
jadi begitulah
kau boleh pergi
bawa saja separuh hatiku
tanpamu, sepertinya aku tak membutuhkannya lagi
*sungguh, ini bukan puisi cinta. hanya sedikit catatan tentang hari ini. percakapan yang tak selesai. cerita yang belum (barangkali memang tak harus dan tak akan pernah) usai. tentang kamu.

April 28th, 2008 at 11:02 pm
separuh hati dibawa?
set dah!
April 28th, 2008 at 11:58 pm
uhmmm… berarti hati yg tersisa, udh ga utuh lg?
April 29th, 2008 at 12:09 am
Engkau adalah air bah - yang merangsek bara amarah hati ini.. meluluh-lantahkan angkara dengan gelombang tsunami-mu itu..
Biarlah kubawa separuh hatimu.. semoga bisa di cloning dan kubuat paruh-kembarmu disini..
Sudahlah.. biar jarak itu membawa damai.. api amarah ini belumlah usai..
April 29th, 2008 at 1:58 am
jujur saja,
aku tak meminta paruh hatimu
karna tak bisa ku menjaganya
cuma paruh waktu yang kuminta darimu
karna bersama kita bisa menikamtinya
April 29th, 2008 at 7:23 am
tuh, si gage minta part time aja mbok. nggak perlu full time kok. lumayan kan buat tambah2..
April 29th, 2008 at 7:32 am
@gage: haaaaaa……not you again!
eh yudis dicariin betty la fea yg kemarenan 
@tukang kopi: iya sih ya? buat buka warung kopi pertama kita ya, dis?
April 29th, 2008 at 8:25 am
Ini sampah?!
Yang bener ah!
Sampah kok indah…
April 29th, 2008 at 8:31 am
bertemu lalu bercinta di sudut-sudut gelap kota ….
ati-ati, lagi musim dbd **halah**
April 29th, 2008 at 8:33 am
separuh yg kubawa itu yg membuat aku tetap hidup
dan dengan hidup itu, aku akan datang lagi kepadamu
bukankah sudah kukatakan kepadamu sebelumnya, aku pergi untuk kembali padamu?
matahari itu akan kembali dengan pancaran sinar yg lebih terang
itu kan yg pernah kujanjikan kepadamu
April 29th, 2008 at 8:39 am
bawa saja separuh hatiku
tanpamu, sepertinya aku tak membutuhkannya lagi
-> mati rekkkkk
April 29th, 2008 at 9:09 am
Simpan sisa sisa cerita cinta berdua
hu uh huuu uhh huu uuu huu
Walau tak tersisa cerita cinta berdua
hu uh huuu uhh huu uuu huu
April 29th, 2008 at 9:13 am
walau kau tulis puisi cinta
apa ada yg salah?
April 29th, 2008 at 11:31 am
serius, dia boleh pergi?
benar, ini bukan puisi cinta.
April 29th, 2008 at 11:44 am
@yati: boleh. serius. baik banget gw yak?
April 29th, 2008 at 12:41 pm
nulisnya ga pake air mata kan Budhe ?
April 29th, 2008 at 12:56 pm
yakin ga butuh dia mbok? jgn nangis lho
April 29th, 2008 at 1:05 pm
kalo separuh hati dibawa, apa gak selalu terngiang ngiang di hati sosok dia…
mending kuambil separuh hati dari mu dan kuberikan sepenuh nya hati ku untuk seseorang yang mencintaiku..
April 29th, 2008 at 3:44 pm
walah atine arep didonorke po mbok?
April 29th, 2008 at 5:14 pm
bercinta di sudut-sudut gelap kota? hmmm…
April 29th, 2008 at 8:51 pm
ehh..saya ga mau klo separuh hati dibawa..enak aja..ATi tuh enak mbok..bergizi!!jangan mau!!
April 30th, 2008 at 12:23 am
wah didonorken aja deh ke negeri si bau kelek ini..banyak yang mau nerima -tapi gak bau kelek khan hatinya?
April 30th, 2008 at 12:24 am
iya sepertinya ini memang bukan puisi cinta, jadi ini puisi apa ya??
*berpikir keras
April 30th, 2008 at 4:11 am
puisi ngambek?
April 30th, 2008 at 6:55 am
separuh hati….?
satunya lagi diambil sopo Budhe….?
tapi manusia bisa kok hidup dengan satu hati, ntar juga bisa tumbuh lagi. (aduh, aku ki ngomong opo seh?)
April 30th, 2008 at 8:12 am
“kamu matahari di bulan juni”
He..he… berarti “kamu” hari ini belum ada ya? Ini kan masih april, bulan besok baru Mei, lah Juni masih lama mbokdhe
April 30th, 2008 at 9:27 am
kangen…..
udah lama ngga blogwalking….
“kuberikan kau ruang agar kita tak saling kehilangan
dan saat kau kembali
kita akan berkelana sekali lagi
bertemu lalu bercinta di sudut-sudut gelap kota”
mmm… berarti ada kemungkinan dia kembali dan tetap akan diterima dengan tangan terbuka????
April 30th, 2008 at 9:28 am
ndi? rak apdet mbok?
April 30th, 2008 at 9:37 am
separuh nafasku
terbang bersama dirimu
saat kau tinggalkanku
lupakanku…
(lagi ngambek mbok???)
April 30th, 2008 at 10:32 am
…….ya, itu bukan puisi
but sure, it’s a ballad……
May 1st, 2008 at 8:52 pm
Kali ini perhatian saya ama puisinya terganggu oleh gambar yang bikin ngiler itu… duhhhh…. masyaolohhhhhh…. sepertinya nikmat, hahahahahaha
**ditampol simbok**
May 2nd, 2008 at 10:27 pm
walah…suwe ora mampir..ketinggalan berita
bubar na?? ganti ndoro?? hwahahahahaha “pisss aah”
October 9th, 2008 at 1:48 pm
bercinta disudut kota???
seru tu