
kau tak pernah bertanya, tapi biar kuberi jawabnya
:kamu lah api, anggur, gelombang pasang,
angin puting beliung yang meluluhlantakkan seantero negeri
kamu matahari di bulan juni
jangan tanya apa rasanya saat kau katakan kau butuh sedikit ruang
aha!
ruang, ya?
ya ya, rasanya tak mengapa juga
kuberikan kau ruang agar kita tak saling kehilangan
dan saat kau kembali
kita akan berkelana sekali lagi
bertemu lalu bercinta di sudut-sudut gelap kota
dan hey,
bukankah yang terburuk pun telah kita lewati?
jadi begitulah
kau boleh pergi
bawa saja separuh hatiku
tanpamu, sepertinya aku tak membutuhkannya lagi
*sungguh, ini bukan puisi cinta. hanya sedikit catatan tentang hari ini. percakapan yang tak selesai. cerita yang belum (barangkali memang tak harus dan tak akan pernah) usai. tentang kamu.