Repost. Percakapan saya dengan seorang kawan, setaun yang lalu.
beberapa saat sebelum tengah malam…
saya: pernah gak, tiba-tiba merasa pengen mati aja?
dia: pengen mati? pernah. tapi terlalu pengecut untuk bunuh diri.
saya: capek, merasa kosong, bodoh, dan gak pengen apa-apa lagi.
……………..
saya: ada gak sih, cara bunuh diri yang prosesnya cepet, gak sakit, dan tetep keliatan cantik?
dia: ada, pake suntik aja. kan bisa pasang senyum manis sebelum mati. tapi jangan suntik KB ya..hehe…ono opo kiiiy?
saya: gpp. cuma lagi sedih dan pengen mati. i’ll be fine. thx, wi. g’night.
dia: i know u’ll be fine. syukurlah kita ini pengecut, yang mau gak mau musti berjuang selama masih hidup. karena memang kita tak punya kuasa untuk sebuah akhir. jangan berhenti, bu !
saya tau saya tak boleh berhenti. saya cuma ingin pergi menjilati luka sendiri. sehari, dua hari, tiga hari. mungkin saya akan kembali. siapa tau…
*makasih banyak buat dewi, perempuan di penghujung hari.
Begitulah. Setaun yang lalu saat saya merasa berada di salah satu titik terendah dalam hidup (di antara sekian titik yang lain, sebagian terekam sebagian lagi terabaikan), perbincangan aneh dan horor itu terjadi. Barangkali ini juga yang membuat saya selalu mencintai perempuan ini. Dan perjumpaan dengannya kemarin sore, seperti sudah saya duga, telah menutup dengan indah hari saya yang berantakan. One perfect happy ending.
Makasih banyak, Dew. I love you…

January 17th, 2008 at 9:43 am
aku kadang-kadang juga pengen, biasanya tengah malam, ketika tak bisa ngapa-ngapain lagi. cuman sebentar saja, lansung aku ralat. masih pengen hidup lagi, siapa tahu bisa berbuat sesuatu yang bisa menceriakan seseorang. ya satu orang saja sudah cukup.
January 17th, 2008 at 9:56 am
Ah aku takut ah Mbok..biar nanti mati sendiri aja…
January 17th, 2008 at 9:56 am
wekeke..pernah pengen mati juga ya mbok? Satu2nya yang bikin saya takut mati adalah, karena saya takut liat darah, en kalo menurut pelem2 orang mati itu kan akan keliatan seperti pas mereka mati didunia sono. Bayangin aja, saya yang rencana mati cantik ini, didunia sono ketemu dengan banyak orang dengan wajah bopeng2, dengan mata keluar2, hiiiii..berdarah2 gitu..coba bayangkan..ngga ah..takut!!
Jadi ga jadi deh mau euthanasia [betul ga sih mbok tulisannya?]…
January 17th, 2008 at 10:09 am
menjilati luka sendiri, memang orang jawa bilang obat paling mujarab adalah ludah di pagi hari, bukan begitu mbok?
January 17th, 2008 at 10:16 am
Ah, nggak perlulah mencari mati.. Dateng sendiri kok.. tenang ajah

January 17th, 2008 at 10:19 am
ngga sopan itu pamer sama saya sambil telpon sementara saya melototin mas sipit dikantor
January 17th, 2008 at 10:25 am
jangan mati dulu mbok.
saya belum sempat kopdar sama njenengan ^^
January 17th, 2008 at 10:27 am
setiap luka ada obatnya..(ludah sendiri?)
berjuang ampe mati itu kali yg bener
January 17th, 2008 at 10:39 am
dia cantik yah bu
January 17th, 2008 at 10:53 am
pernah ngerasa pengen mati.. tapi bingung mikirin caranya… taku sakit…
January 17th, 2008 at 10:56 am
pernah ngerasa pengen mati.. tapi bingung mikirin caranya… takut sakit…
January 17th, 2008 at 11:16 am
pengen mati….? ga dulu ah…anakku masih kecil,
January 17th, 2008 at 11:33 am
bener-bener temen ya
January 17th, 2008 at 11:44 am
Keep Survive, We love you to Mbak
January 17th, 2008 at 11:56 am
Waw…
Itu saya kira tadinya cuma dialog rekaan loh…
Ternyata…
January 17th, 2008 at 11:57 am
pokoknya jangan gantung diri.. ntar matinya melet jelek banget. .
January 17th, 2008 at 12:15 pm
Wew..
Itu tadinya tak kira dialog rekaan…
Ternyata…
January 17th, 2008 at 12:22 pm
rupane kok koyok Ca-ne kapanlagi.com ya?/aku pikir tadi dia..ternyata bukan..
January 17th, 2008 at 12:31 pm
sama mbok… saya malah sekarang… g tau nih… dah nyampe titik terendah atau malah bakal turun lagi….
January 17th, 2008 at 12:32 pm
kok bisa sampe begini ya mbok? :roll:
January 17th, 2008 at 12:50 pm
to all: itu obrolan setaun yang lalu. astagaaaa…..
January 17th, 2008 at 12:55 pm
Ada juga arti bagus untuk pengecut, selain yang selama ini saya tau
*
* :mrgreen: *
Salam Kenal *
January 17th, 2008 at 3:24 pm
Makanya, bertemu dengan para sahabat adalah obat kekecewaan, karena kalau lagi putus asa dan sendirian maka setan rajin menemani
January 17th, 2008 at 4:31 pm
pokoke nek ate ketam, ojok disengojo yo…engkok aku ga onok nawak ngopi henam
January 17th, 2008 at 4:39 pm
@simbok : Oh..berarti sekarang udah ga pengen mati ya?
Wah aq bodoh sekali..
January 17th, 2008 at 4:49 pm
bilang aja kopdaran gitu lho jeng…….
January 17th, 2008 at 5:21 pm
klo dulu pengin mati, sekarang mo hidup 100o th lagi ya mbok
January 17th, 2008 at 5:53 pm
lha menawi panjenengan pejah, lha kulo mangke lak sedih…mbok mangke kemawon menawi kagungan kerso pejah meniko…mekaten.
January 17th, 2008 at 6:08 pm
komenku yang setahun yang lalu kok gak ono ya?
January 17th, 2008 at 6:29 pm
heu heu heu.. dewi pernah komen di postingan setaun lalu ituh..
tp komennya ngga banget hehehehe (padahal tiap komen ya ngga pernah bener juga heu heu heu..)
tapi sekarang udah ngga pengen mati lagi kan?
January 17th, 2008 at 6:36 pm
hai dew….
akhirnya ketemuan ya?
January 17th, 2008 at 7:28 pm
hohohoho….syukurlah kalo begidu mbok
January 17th, 2008 at 7:46 pm
Kenangan… Kalau diingat-ingat kejadian dulu, rasanya campur aduk gimana gitu.
Sudah setahun ya… Heheheee… Aku juga pengen nostalgia ahhhh..
January 17th, 2008 at 8:00 pm
jgn pernah berpikir untuk mati,jeng!disana sepi lho! nggak ad gue soalnya-blogger paling sexy sejagad raya
January 17th, 2008 at 8:09 pm
Upss.. kenapa inih kok dulu pengen bunuh diri?? (simple past pake bahasa indonesia) hehehe..
selamet yah udah mendapatkan perfect happy ending sama sahabatnya itu
January 17th, 2008 at 8:30 pm
dah lama kaga kesini. rindu sama si mbok… eh, yg dirinduinnya malahan pengen mati. duh.. Istighfar mbok.
January 17th, 2008 at 9:11 pm
Duh.. bisa ngitung dalam ngeblog tuh ternyata ya juga musti ,
Berapa sih 5+7, jawabannya ya musti juga diisi,
Eh ya.. turut berbahagia Mba punya teman yang begitu peduli.
He he, kematian kan ngga perlu kita cari, toh akan datang sendiri,
Selama kematian belum menghampiri,
Senang ataupun sedih, manis pahit, ramai maupun sepi hati ini,
Yu kita jalani dan nikmati,
Semuanya dah jadi bagiannya sendiri- sendiri,
Hal- diatas sangat manusiawi sekali,
Barangkali hampir semua dari kita- kita pernah mengalami,
Berada pada titik terendah dalam kehidupan ini,
Rasanya begitu ingin segalanya berhenti,
Mohon maaf lho, bukan bermaksud menggurui,
Barangkali lebih untuk mengingatkan diri saya sendiri,
He he salah- satunya ada yang saya ingat2 seperti dibawah ini,
Walaupun lom tentu nyambung sama yang Mba’ pernah alami,
http://rumahkayubekas.wordpress.com/2007/12/05/couples-nitty-gritty-riweuh-riweuh-urusan-laki-bini/
January 17th, 2008 at 10:26 pm
sepertinya setiap orang punya sesorang yang membantu mengangkat kita saat kita sedang berada pada titik terendah yah
January 17th, 2008 at 11:20 pm
masih banyak orang yang takut akan kematian. makanya ada rumah sakit, dokter, tabib, dukun yang akan membantu kita untuk tetap hidup… tapi kadang kematian itu adalah pilihan yang terbaik dari pada hidup tapi tidak punya otak (lirik postingane ndoro)
January 17th, 2008 at 11:59 pm
lo kok pengen mati, yg kena kanker aja dibela2in kemo biar sembuh biar botak .. kok yg dikasi hidup dan sehat pulak, malah mo mati
*ampun mbokde*
January 18th, 2008 at 6:56 am
ini setahun lalu kan? sekarang fine2 aja kan?
January 18th, 2008 at 8:17 am
Punya teman yang bisa diajak ngobrol gila-gilaan memang menyenangkan. Kadang kita memang bete banget (istilah anakku), apa aja salah…..dan kalau lagi begini ngobrol yang ngaco sih aman-aman aja. Dan nanti kalau ingat jadi ketawa sendiri.
January 18th, 2008 at 8:18 am
simon webbe - no worries
I just know your life’s gonna change
Gonna get a little better
Even on the darkest day
I just know your life’s gonna change
Gonna get a little further
Right until the feelings change
So, is this how it goes?
Think you’ve come this far with nothing to show
That ain’t so, no
You don’t see where you are
And if you don’t look back you know you’ll never know
Cause you think that you’ve been living, just treading water
And waiting in the wings for the show to begin
But I always see you searching
As you try that bit harder
Getting closer, oh yeah, to the life you’re imagining
[chorus]
(I just know your life’s gonna change)
Maybe not today, maybe not today
Some day soon you’ll be all right
(I just know your life’s gonna change)
Don’t turn the other way, turn the other way
Feels like luck is on your side
(Just wanna live)
No worries, no worries
(Don’t wanna die)
No worries, no worries
(Fight through the lows)
Say it for me, say it for me,
(And take all the highs)
We all need somebody
(Yeah we can sink)
No worries, no worries
(Or can you swim)
No worries, no worries
(Or walk on out)
Say it for me, say it for me,
(Or jump right in)
We all need somebody
So, baby keep drifting on
Your endeavours ain’t just selfless wasted time
Seek and find, yeah yeah
You’re not that far from what you’ve hoped and wished for all along
Cause you think that you’ve been living, just treading water
And waiting in the wings for the show to begin
But I always see you searching
As you try that bit harder
Getting closer, oh yeah, to the life you’re imagining
I just know your life’s gonna change
Say it for me, say it for me
We all need somebody
January 18th, 2008 at 9:36 am
tapi taun ini, dikau mau hidup seribu taun lagi kaaan
salam kenal buat dewi ya mbok, manis, namanya kaya adikku.
January 18th, 2008 at 10:13 am
ew.. kopdaran ama mbak dewi ternyatah..
cihuyy..
klo kopdaran dengan diriku mau kan mbok? yah yah yah?
*halaaah*
smangaad! ^__^
January 18th, 2008 at 10:24 am
beuh, asa apal, itu si pacarnya anima yah? hyahauha.
January 18th, 2008 at 10:46 am
simbok, tetep lah tegar dalam menjalani kehidupan..
hidup cuma sekali !!!
tak bisa berubah dan kita ubah !!!
jangan berpikir utk mati..
karena kita tak akan pernah tau hakekat mati dan kematian secara sengaja..
senyum lah wahai simbok..
berjuang lah wahai putri TEGAR !!!
Jalan kita adalah melakukan yang terbaik di dunia..
January 18th, 2008 at 1:08 pm
mbok yang pake jilbab itu khan??
kalo yang di dewi1, mbok yang rambut pendek itu????
January 18th, 2008 at 1:09 pm
semoga dgn nge bLog bs memperpanjang semangat hidup kita
January 18th, 2008 at 2:37 pm
aduh lagi terluka hatinya yah… mending pake BETADIN aja biar ga tambah luka parah
January 18th, 2008 at 4:21 pm
yaaa … kalo mati jangan lupa bawa kotak surat ya … !
January 18th, 2008 at 4:59 pm
kopdarrrrrrrrrrrr, tumben hari gini ratu kopdar belum beraksi
January 18th, 2008 at 5:11 pm
wah.. ketemuan ya..
January 18th, 2008 at 5:41 pm
Semoga percakapan ini di-repost karena baru bertemu Dewi, bukan karena keinginan yang hitam itu tiba2 menyergap lagi.
January 18th, 2008 at 7:50 pm
kalo ga nangis2….bikin puisi2an….
skrg pasti lagi bikin kopi nih….trus bikin ujan buatan
empat kali empat
sama dengan enam belas
sempat tak sempat
gw harus bales
January 18th, 2008 at 7:51 pm
XHTML: You can use these tags:
January 18th, 2008 at 7:58 pm
@yati: kok gitu? ini masih soal yang kemaren? jadi kita belom selesai ya, nyah? ok, ok. mari kita selesaikan.
January 18th, 2008 at 8:08 pm
ya tuhaaaaaaaaaaannnn….
jadi pindah ke sini nih? oke….mau brapa comment?
yg atas itu, pantun, bukan puisi!
mau ngundang puput?
January 18th, 2008 at 10:24 pm
i love u to
*dihajar simbok*
January 18th, 2008 at 11:25 pm
Well, kehidupan itu ada naik dan turun-nya… bagus ada kawan/sahabat yang berhasil menaik-kan semangat dan gak terus2an putus asa…
A friend in need is a friend indeed
January 19th, 2008 at 4:25 am
Kok mbahas mati to Budhe?
Kematian itu udah jelas, bahwa kita semua akan mengalaminya. Tapi kehidupanlah yg blm jelas. Jadi sebaiknya mbahas kehidupan aja
Aku ingin mati seribu tahun lagi!
January 19th, 2008 at 7:09 am
HIDUP MBOKDHE!!!!!!!!!!
January 19th, 2008 at 9:42 am
saya juga pernah tiba tiba ingin mati,
dan perempuan itu juga yang membuat saya menghargai sebuah hidup…
i love her too,
halo mbak, salam kenal yoo… ketemuan ama dewi yak? dia udah beli bronis amanda gak ya buat pulang bali? hehe…
January 19th, 2008 at 10:25 am
Wah kan hanya menunggu waktu….
asal jangan kayak paman gobermu itu mbok,
mau mati tambah nyeleb, apa nggak tersiksa!
January 19th, 2008 at 11:53 am
Hm…ternyata…
January 19th, 2008 at 11:58 am
Kehidupan setelah mati lebih kejam Mba.. klo kita ga siap dengan amal kita.
January 19th, 2008 at 12:34 pm
katanya… hidup itu hanyalah memberikan kesempatan kepada jiwa untuk tumbuh, bukan raga kan?
January 19th, 2008 at 2:19 pm
Tapi, sekarang dah kembali ke titik puncak kan bu?! hehehe
salam kenal..
January 20th, 2008 at 12:43 am
hwa,saia mengalami hal sperti itu beberapa hari kemaren..
January 20th, 2008 at 12:48 am
wingi mari ngrasani wong kate ketam . .
sak iki kolem2 pingin ketam dewe . . . pingin thok gak papa ya . .
January 20th, 2008 at 9:33 am
wuihh, belon jalan-jalan ke tawangmangu, ke pulo peucang, ke raja ampat, ke bali yang ke 2 kali, ke pulo pramuka, ke gunung rinjani, ke tambora, krakatau yang dari dulu dipengini juga belon…trakhir ke nepal…yo kalo belon kelakon semua itu….mending jangan mati dulu mbokde *sotoy ikut manggil2 mbokde ikut2 yg laen*..mending temenin saya nge-trips yukss..
salam hormat
ipungmbuh SH
January 20th, 2008 at 6:12 pm
aku juga pernah kok Mbok…

dan mungkin, setiap orang pasti pernah ngerasa kayak gitu. Tinggal penyikapan berikutnya aja yang beda. Ada yang tambah semangat, ada yang beneran bunuh diri, ada yang biasa biasa aja, ada yang berubah sifat, macem macem. Yah… memang harus ada saat saat seperti ini. untuk mengimbangi orgasme, mungkin
January 20th, 2008 at 7:56 pm
kalo kata si Gie : “…beruntunglah orang2 yang mati muda..”
kalo kata saya : “rugilah orang2 yang mati muda, dah beruntunglah org2 yang berani melalui hidupnya..”
January 21st, 2008 at 9:07 am
halo mbok.. salam kenal.
numpang comment yaa..
kalo saya tiap mikir mau mati, langsung keingat smua cita2 saya yang belum kesampean,, dan buru2 memarahi diri sendiri karena udah mikir yang ngga-ngga. hehehhe..
January 21st, 2008 at 6:46 pm
saya pernah ngerasa hopeless. tapi nggak sampe pengen mati sih. soale belum nikah huehehehe..
yang pasti, don’t worry about the thing. cuz every little thing its gonna be alrite…
*nyaplok dari lagu*
January 21st, 2008 at 11:48 pm
uhmmm… jd inget ada seorang teman yg pernah bilang, “La, gw pengen bunuh diri!”.
trus jawabanku, “Ya udh. Lo mau gw bawain apa? Baygon, tali tambang, silet, atau gw bantuin dorongin lo dr lantai 13?”
Ooooppps… ga lucu sama sekali, ya?