Maaf, saya menjauh karena satu alasan yang bodoh dan kekanak-kanakan.
Kenapa minta maaf? Buat apa? Saya lah yang pergi, saya yang berlari meninggalkan kamu dan semua kesenangan yang biasa kita bagi berdua. Banyak yang terjadi, dan saya ingin menyimpan sendiri kegelisahan dan kebingungan saya. Saya lupa bahwa kamu selalu berusaha mengerti. Sungguh satu keputusan yang tolol karena ternyata tanpa kamu, hidup saya tak lantas jadi lebih indah. Saya kehilangan, tapi bahkan tak tersisa lagi keberanian untuk datang dan menawarkan persahabatan. Sepi sekali rasanya hanya bisa menatapmu lewat jendela rumahmu, melihatmu tertawa, duduk diam, tidur di antara koleksi bukumu, dan bermimpi tentang lelakimu. Dan saya masih saja sibuk menata hati, sesekali menangis dan serabutan memaki langit dengan bahasa yang saya pikir tak mungkin kamu pahami.
Saya ingin datang, membawakanmu seikat mawar, menjabat tangan dan memelukmu erat, tapi pasti kamu terpingkal-pingkal dan mengatakan otak saya kacau dan saya makin gila, dan bisa saya tebak, sesudahnya kita akan bertengkar dan tertawa dengan bodohnya seperti biasa.
Jadi begini saja, Co. Maafkan saya juga.
*beuh, sekali lagi, postingan yang sangat personal dan saaaangat emosional.

December 3rd, 2007 at 10:39 am
menjauh karena alasan tersebut memang sangat emosional, tp emosional itu wajar untuk manusia
December 3rd, 2007 at 10:48 am
apalagi ini…?
December 3rd, 2007 at 10:53 am
mboook ayo curhat session
December 3rd, 2007 at 11:18 am
hueh.. seru..seru.. klo kita yang ngambeg2an gimana yah mbok?
December 3rd, 2007 at 11:19 am
dan buat kamu, si penulis surat, teman sekompleks di perumahan Cyber Land…beginilah hidup. rasa sungkan kadang bikin kita makin terpuruk dalam kebodohan.
Salam,
Perempuan Api
December 3rd, 2007 at 11:21 am
walaaaaah……ngambek nih yeee……………..
December 3rd, 2007 at 11:28 am
maksudna apa..?? pendatang baru
salam kenal mbok venus
December 3rd, 2007 at 11:35 am
curhat colongan?!?
December 3rd, 2007 at 12:04 pm
indahnya jungkir balik persahabatan
mmmuaaach kiss buat mu and perempuan api ya!
December 3rd, 2007 at 12:21 pm
@dewi: hahahah, kita ngambek2an? ga mungkin. i always love you. ah tapi sama perempuan api itu aku juga cinta banget, tapi kok ya bisaaa ya jauh2an?
@yati: haaaaa…selamat datang kembali, Cinta
December 3rd, 2007 at 12:49 pm
ngambek tentang apa sie. kalo boleh tau
December 3rd, 2007 at 12:51 pm
waduh mbok..kok perempuan api sih? panas dong yah? tapi curhatan yang manis sekali nih
December 3rd, 2007 at 1:29 pm
perempuan api kirain megalowoman
Mbok Venus junjungan ambo, mumpung lagi suasana maap2an, saya sebenarnya juga ingin loh, saya (juga) ingin datang, membawakanmu seikat mawar, menjabat tangan dan memelukmu erat …. bole ya?
Muach muach! Double date yo kapan2
December 3rd, 2007 at 1:35 pm
hal2 spt itulah yg lebih mempererat persahabatan mbok
December 3rd, 2007 at 1:38 pm
nesuan dot com mbok???
December 3rd, 2007 at 1:39 pm
@annisha: double WHAT???
December 3rd, 2007 at 1:49 pm
panas panas panas tubuh ini
mending damai damai damai aja mbok
December 3rd, 2007 at 2:10 pm
sakweruhku mbiyen neng drama radio, ono perempuan berabut api bolone mak lampir, kuwi musuhe sembara..opo kuwi sing mbok maksud? *lirik mbak yati*
December 3rd, 2007 at 2:31 pm
ceritane surat-suratan tah iki mbok
December 3rd, 2007 at 2:46 pm
[...] ditulis setelah simbok mengirimiku surat. lebaran udah lewat, tapi maafkanlah, Mbok, perempuan api ini emang sering sekali berlaku bodoh dan [...]
December 3rd, 2007 at 2:57 pm
mbok, kok saya jadi kek artis abis postingan ini? hehehe…GR! terlalu banyak pertanyaan dan mengharuskan saya memposting ini, hanya untuk menjelaskan, ini bukan soal apa2…ini hanya tentang saya, perempuan api yang mudah terbakar
* mas pitik: apa lirik2?

** mbak meiy: muach balik
*** mbak unai: ho oh….panas, gampang terbakar, hehehe
December 3rd, 2007 at 3:45 pm
lho, itu Dian bisa kok komen pake ID wordpressnya. Sign in with Worpress gitu….server sampeyan kudu dicek kyknya, kok dimana2 kayaknya susah mau komen?
December 3rd, 2007 at 3:48 pm
kenapa sih mbok..kan jadi ikut sedih..udah mbok..
December 3rd, 2007 at 3:55 pm
berarti harusnya ada juga perempuan kayu, besi, angin, air…ya tho? aliran fengshui
December 3rd, 2007 at 4:35 pm
@Hedi
Berarti nanti butuh Avatar untuk ngendaliin semua elemen itu.
December 3rd, 2007 at 4:53 pm
lalu kenapa API mbak?
bukankah filosofi api itu membakar dan menghanguskan
napa ga AFI, KDI,dll
*sory koment oot*
December 3rd, 2007 at 6:18 pm
mbak ?? udah lama kaga kemari, mbak baik2 saja ?
kok marah2 sih ? hehehe….
lain kali posting ttg perempuan air ya, biar adem.
(canda deng…)
December 3rd, 2007 at 6:26 pm
wah, mulai ikutan MP kali si blogspot…..eksklusif……yg punya akun disitu aja yg bisa berkoar….* aku tak bisa pindah….pindah ke lain hati…….ooo….iiii…*
December 3rd, 2007 at 7:19 pm
tes
December 3rd, 2007 at 7:37 pm
wah…wah mbak ada apa ini? apa yang ter-jadi? ada yang bisa aku dan kami bantu? :roll:
dan ada-kah yang bisa ikut di-bakar? :mrgreen:
December 3rd, 2007 at 9:08 pm
saya pernah bertemu perempuan api, lagi dodolan oncor
December 3rd, 2007 at 11:06 pm
dibaca 3 kali pun ga ngerti
tapi kalo dibaca pake hati, liat judulnya aja bisa langsung paham..
December 3rd, 2007 at 11:32 pm
ehmmm… isi suratnya kayaknya cocok aku sampaikan ke seseorang…
December 4th, 2007 at 1:44 am
mbuh
December 4th, 2007 at 6:06 am
salam buat perempuan api
December 4th, 2007 at 10:24 am
saya maapkeun
*lagi nyamar*
December 6th, 2007 at 12:34 am
sumpah mbok, saya bingung.
ini surat dari siapa, oleh siapa dan untuk siapa?
btw, i once have a friend who claim herself as ‘bidadari api’
hmm.. kayaknya nggak ada hubungannya deh
December 6th, 2007 at 1:53 pm
wow,,bener2 emosional mbak postingannya kale enee..
April 16th, 2009 at 11:30 am
Mbak, aku tak copas postingan ini yo…
aku suka blogwalking [tp gak punya blog] henaaahh, aku suka promosiin blog yang aku suka di facebook aku, aku ngutip salah satu postingannya trus udah tak kasi link sgala lho…
boleh yo mbak…