frustration2.jpg

Apa kabar, para kekasih gelap? Perempuan-perempuan, lelaki-lelaki bayangan? Taukah kalian siapa pemenang siapa pecundang dalam drama beberapa babak yang sedang kalian lakoni? Pembenaran, mungkin juga penyangkalan mati-matian, apa gunanya? Cuma kalian yang tau bagaimana akhir perjalanan. Dan saat kalian sampai pada titik itu, tertawalah. Nikmati perihmu, karena bukankan kalian telah memilih untuk berada di sana, menjadi bukan siapa-siapa kecuali perempuan-perempuan dan lelaki-lelaki kedua (atau ketiga)?

Jangan menangis. Hidup adalah soal pilihan, dan manusia (perempuan, terutama), hampir selalu jatuh cinta pada orang yang salah: yang tidak available, atau lebih parah, yang tak bisa membalas cinta kita. Begitu seringnya hingga tangismu menjadi hal yang amat sangat biasa, tak ada lagi istimewanya.

Dan kalian, para lelaki dan perempuan bayangan, bersiap-siaplah merasakan yang paling pahit, ya? Jangan minum cairan pembunuh serangga, jangan melompat dari lantai 22, jangan melemparkan dirimu sendiri ke jurang berharap sisa tubuhmu tak pernah ditemukan. Jangan. Tetaplah berdiri dengan kepala tegak, tetaplah tersenyum pada dunia seolah-olah kau tak pernah kehilangan, tak pernah ditinggalkan.

Nikmati saja rasa terhinamu.