venus to mars


28th August 2007

lovers

FILED UNDER 18 taun ke atas, komunitas |

lovers.jpg

Postingan yang tertunda beberapa hari, soal selingkuhan online. Tau maksud saya, kan?

Jadi gini situasinya.
Sabtu sore kemaren, sambil nemenin precil-precil les renang, sendirian di pinggir kolam renang sambil browsing, menikmati A mild menthol dan secangkir kopi pahit (wuah indahnyaaaa…), saya sempet chatting di messenger dengan seorang kawan yang suka ngaku-ngaku sebagai ‘piaraan’ saya. Seperti biasa, kita ngobrol tentang banyak hal, sampai akhirnya nyampe juga ke obrolan ‘edisi curhat’. Intinya, kita sepakat bahwa ternyata memang hampir semua orang, terutama di lingkaran kita, punya atau setidaknya pernah punya selingkuhan online. Ada yang keberatan dengan istilah selingkuhan? Oke, kita sebut aja temen deket online atau apa lah istilahnya, kalo gitu.

Saya dan temen saya ini, anak muda umur dua puluhan, ‘orang media’, tinggal di Semarang, ngobrolin mulai dari kenapa banyak banget kejadian kayak gini di sekitar kita, apa dan gimana bentuk hubungan virtual itu, dan sejauh mana biasanya hati dan rasa terlibat di dalamnya, atau bagaimana seharusnya memanage hubungan seperti ini agar tak melukai perasaan siapa-siapa. Menyakiti diri sendiri, juga terutama orang-orang di sekitar kita. Keluarga, misalnya.

Beberapa jam sebelumnya, seorang kawan yang lain tiba2 ngebuzz ..
dia: nanya (astagaaa…bilang hallo dulu kek..)
saya: ya?
dia: saya pantes gak sih kena weblove? secara saya tipikal cowo dengan orientasi fisik.
saya: heh?? weblove gimana?
dia: platonis gitu, mbok. jatuh cinta dengan orang yg tdk pernah saya temui.
saya: oooh, maksudnya…terjerat cinta hitam di cyberspace?
dia: hiyaaaahhh..benerrr. diterusin gak mbok, enaknya?

Kemarennya, saya ngobrol dengan temen yang lain. Dua hari sebelumnya, dengan temen yang lain lagi. Masih topik yang sama, temen deket online. Nah. Dari hasil ngobrol-ngobrol itu, saya (makin) tau bahwa ternyata issue ini sama sekali bukan lagi hal yang aneh. Setidaknya saya kenal beberapa orang yang, dari pengakuan mereka sendiri, pernah atau sedang terlibat kisah cinta virtual. Dan yang lebih dahsyat, gak ada lagi batasan umur atau status. Di semua golongan dan kelompok, ini beneran terjadi. Laki-laki, perempuan, anak kuliahan, para professional, golongan pekerja kantoran, ibu rumah tangga. Gila gak sih?

Coba lihat ini. Selain dua teman yang ngobrol sama saya di awal cerita, saya punya daftar yang meski mungkin anonim, tapi percayalah, data ini valid, bukan cuma karangan saya.

  • Perempuan, thirty something, ibu 3 anak, status bersuami. Dari pengakuannya, dia pernah punya ‘pacar online’ hampir dua tahun lamanya. Gak pernah ketemu karena selain jarak tempat tinggal mereka ribuan kilometer jauhnya, dia gak punya keberanian untuk itu, dan akhirnya bubar. Si perempuan kembali ke keluarganya, dan mantan pacarnya balik lagi ke tunangannya dengan hati patah. Jangan ketawa dulu, ini beneran. Mantan gebetan online si ibu ini bener-bener patah hati karena perpisahan mereka.
  • Perempuan lagi, umur tiga puluhan, seorang istri dan ibu dua anak, pekerja kantoran. Beberapa bulan terakhir dia terlibat sesuatu dengan seseorang, yang walaupun dia bilang ‘cuma iseng, buat temen ngobrol, sayang2an, dan temen berantem kok..’, tapi jelas, ini masuk kategori selingkuhan online, kan?
  • Perempuan, bekerja, punya suami dan 3 anak. Temen yang saya kenal udah cukup lama ini, setidaknya sudah 4 taun lebih terlibat hubungan virtual yang kompleks dengan seseorang. Saya katakan kompleks, karena mereka berdua sama-sama sudah menikah, belum pernah ketemuan, tapi begitu yakinnya bahwa ‘dia itu soulmateku, walaupun aku sangat mencintai suamiku’. Lebih aneh lagi, pasangan resmi mereka, bahkan anak2 mereka berdua tau kedekatan mereka, bahkan saling kenal.
  • Perempuan (lagi), bekerja, ibu dari satu anak. Usia pernikahannya belum lagi lima tahun, tapi sudah berkali-kali berganti pasangan kencan, yang tentu saja dikenalnya dari internet. Bahkan katanya nih, biasanya setelah beberapa kali pertemuan dan temen kita ini mulai bosen dan merasa gak ada tantangan lagi, udah ga ada deg2annya lagi, temen2 kencannya ini “aku tendang-tendangin aja, mbok”.
  • Perempuan, umur dua puluhan, karyawan swasta. Beberapa tahun yang lalu pernah jatuh cinta dengan seseorang, temen chattingnya. Hubungan mereka cukup intens, dia menggambarkannya sebagai ‘indah tapi aneh dan gak masuk akal’. Amat sangat saling mencintai satu sama lain, tapi entah apa alasannya mereka gak pernah ketemu (dan ini bikin saya gemes, sebetulnya), sampai akhirnya salah satu dari mereka menikah dengan orang lain.

Pertanyaan saya sekarang, kalau anda kebetulan ada di posisi mereka, apa yang akan anda lakukan? Maksud saya, kalau anda punya kesempatan ketemu dengan teman dekat anda di dunia maya yang sepertinya memang menjadikan jarak tak ada artinya lagi, anda berani? Anda berani, misalnya, menbawa hubungan anda ke level yang lebih serius? Ketemu, kemudian menjadikan kekasih maya anda ini pacar offline, menyerahkan hati anda kepadanya, mencoba setia, dan melakukan hal-hal seperti layaknya orang pacaran? Tell me people, how far would you go?

*fian, saya gak punya banyak brondong (gila kamu, yaaa???), gak doyan, dan gak pernah nyari-nyari brondong. edan!

update: ada sms dari seseorang, “i’ve read your post. yang jadi pertanyaan, kenapa para selingkuhers itu ngadunya sama simbok??? mau nyari info dari yang lebih pengalaman?” Salah banget, young man! Mereka berani curhat because they trust me. Mereka percaya rahasia mereka aman, saya mau dengerin cerita mereka tanpa sedikitpun niatan ngejudge dan nyalahin siapa2. I’m a damn good listener, you have to admit it! And believe me, their sex life, or YOURS, is none of my business! Happy now??!!

 

 

 

90 Responses to “lovers”

  1. Anang Says:

    pertamax!!!!

  2. pitik Says:

    menurutku..kalo ketemuannya secara online, kemudian pacaran juga secara ghaib (maya/online), mending menikahnya juga secara ghaib alias maya alias online..nah sing susah nek ML..piye carane supaya bisa melakukannya secara ghaib/maya/online?sampeyan pasti punya cara..hayo kasih tau!!

  3. anima Says:

    #Anang: penting yah pertamax? Ckck

    V, it happened to me once. I was on a relationship, dan aku jatuh cinta sama seseorang. Tulisannya bikin aku klepek-klepek. Berani membawanya offline? Yeah tentu.

    Aku bertemu dia, kita jatuh cinta. Dan aku masih bersamanya sampai sekarang.

  4. arya Says:

    edyan dah dipertamaxin!!!
    humm menurut saya, selingkuhan online itu emang mengasyikkan sih… at least dr cerita temen2 :-\
    sekedar mengisi kekosongan batin saat bengong di depan komputer. daripada ngupil? mending cari selingkuhan online (soalnya, orang yg diem terus2an di dpn PC cenderung seneng ngupil :)) )
    mengingat status perkawinan, kalo saya sih stop sampe di hubungan maya itu tadi…
    jgn membawa ke dunia nyata. too much to be risked!!

  5. kw Says:

    saya online/ ngeblog bukan untuk cinta. maksudku cinta yang sampai menikah. aku lebih suka berteman/berkawan/bersahabat.

    karena tak ada niat, ya sampai sekarang tak pernah jatuh cinta scr virtual. lagian saya hanya mencintai seseorang yang tak mencintaiku hu hu hu….

    #pitik, pakai aja webcam

  6. arya Says:

    @kw
    lah mas, webcam-an kan cuma visual. sensasinya gak dapet tuh.. :))

  7. pitik Says:

    @kw : bener si arya..nek cuma webcam lak koyo nontok pidio jorok donk..
    @arya : lah piye carane?

  8. arya Says:

    hlooooo… ini kok malah bikin thread sendiri? :))
    @mas pitik
    carane, ya harus ketemu. atau menunggu ada ilmuwan yg cukup sinting untuk mewujudkan gadget buat ML online =))

  9. langit Says:

    tidak ada yg salah dlm cinta,tapi tidak ada pembenaran utk perselingkuhan,keculai kepepet :D,perasaan tiap hari kepepet je :))

  10. yudhi Says:

    Pengalaman pribadi to mbok ? huahuahuahua

  11. PriyayiSae Says:

    anda berani?

    kalo skedar mencoba, apa salahnya? itung2 nambah pengalaman :d syuku2 bisa bener2 jadian :))
    tapi yg nomor 1… tetep WASPADA kpd org yg blom begitu kita kenal, meskipun kesan pertama dia orgnya baik. jgn mudah terjebak :d

  12. itikkecil Says:

    mungkin karena cuma kenal secara virtual jadi terasa lebih indah…. coba kalau misalnya sudah ketemu… jangan-jangan malah ilfil……

  13. Pu! Says:

    menurut saya sih ra masalah mbok
    bedanya virtual dg yg kontak fisik kan juga relatif sedikit

    hanya masalah media kan?
    toh sekarang dengan media, semua jadi deket
    walo ga bisa kontak fisik

    naaah kalo masalah selingkuh..
    aku angkat tangan
    ra mudeng aku mbok
    ;))

    eh pinmu…
    ;))

    sik lagi dipesenke :D

  14. crushdew Says:

    jatuh cinta kan ga bisa ditebak bagaimana cara dan kapan, cuman kalo selingkuhan onlen..walah pie enakke? ga kebayang..

    @anima: keknya aku kenal deh sama ceweknya..dasar perempuan penyulam kata!!! have nice relationship!!!!

  15. diditjogja Says:

    halah!
    curhatan karo FianDRetro di pinggir kolam renang (via YM!) to iki?! xixixixixi

    “Ketemu, kemudian menjadikan kekasih maya anda ini pacar offline, menyerahkan hati anda kepadanya, mencoba setia, dan melakukan hal-hal seperti layaknya orang pacaran? Tell me people, how far would you go?”

    mungkin!! sangat mungkin!!!

  16. iway Says:

    menurutku kok biarlah yang ghaib tetep ghaib, yang nyata ya nyata, beda handlingnya n akibatnya :D
    sekali-kali bolehlah nyerempet-nyerempet, biar rame gitu

  17. ken-yut2 an Says:

    cinta memang anugrah tapi bisa jadi musibah klo gak bisa menempatkannya, hayahhhh opo tumon

  18. rd Limosin Says:

    liat dulu tampangnya, klo cakep PASTI BERANIIIIIII

  19. bangkumahoni Says:

    Selama ga ada plang : “Dilarang bercinta di dunia maya” saya kira sah2 saja. Karena mungkin juga ini jalannya kt ketemu jodoh. Who knows?

  20. Ely Meyer Says:

    wah…aku ndak punya YM je…..jadi ndak bisa chatting :D

  21. Fany Says:

    anak muda umur dua puluhan, ‘orang media’, tinggal di Semarang
    Hmm si fiandigital?
    hihihihi…

  22. may Says:

    berani atau tidak? kenapa tidak berani? semuanya kan tergantung dari niat awalnya. Bagi saya hubungan dalam dunia maya emang bukan untuk nyari hal2 macem itu.. so kenapa mesti takut ketemuan? selingkuhan di cyberspace???? enggak banget deh.. itu udah masuk penyalahgunaan teknologi kali ya………

  23. meiy Says:

    wah topik ginian pasti lebih rame dr biasanya :D boleh kenalan dg mrk2 itu? lu yg mana? hehehe becanda! ;)

    baca tulisanku kan soal http://putirenobaiak.blogspot.com/2007/06/dunia-memang-maya.html ?
    bagiku jawabannya akhirnya tergantung gitu lho…hoho maksudnya tergantung orangnya, cara hidup, pola pikir, dsb…

    cinta beneran bisa saja, cinta tak mengenal ruang n waktu. bbrp temenku nikah dg temen online yg sudah ketemuan, tentu saja berlaku bagi yg msh single!

    nah orang yg udah punya komitmenpun (nikah) bisa aja jatuh cinta lagi, sebatas itulah cinta manusia, seperti kembang api kan katamu. tinggal milih mau di apakan cinta itu, karena yg sejati hanya cinta DIA. kalau mau sejati, pupuklah komitmen cintamu (yg syah nikah) agar tak mati kaya kembang api. yg terlarang? hehehe tergantung!

  24. danu Says:

    berani berbuat berani bertanggung jawab dong. kalo udah selingkuh offline kayaknya gak bakalan diceritain di blog, barangkali loh. mbok, kok daptarnya perempuan semua siy? kok sptnya para pria itu gak ada yg online selingkuh? :d

  25. pinkina Says:

    aku gak percaya ama dunia ‘maya’, banyak tipuan di dunia maya, jadi gak berani kl kekasih maya dijadikan kekasih nyata. Lagian juga gak duwe Bu, bojo siji ae cukup.

  26. escoret Says:

    oalah…ini thoo…????
    gitu aja fian smpe PM aku bola bali..!!!!

    ck..ck..ck…

    lanjuutkan mbok..!!!
    tak dukung….

    *kesekian kalinya.KEYCODEku pepeng ganteng*

  27. jeng Endang Says:

    kalo blm nikah, gakpapa..kan itu cuma sarana ketemu.
    kalo udah nikah,……..tanggungjawab dan kewarasan kuncinya.
    jawabanku sih msh sama kan…..

  28. Domba Garut! Says:

    Hm… some one is playing with fire here… :-)
    Pertama webchat.. biasa aja.. trus tukeran foto .. trus kirim2 foto2 assoy.. trus kopdar.. ya ditepi kolam atau tepi danau.. dan abis itu…eeeng..ing ..eeng :-)

    Begitulah siklusnya.. :-)

    For those whose in their quest in love.. maybe some adventure through the cyberworld may have put some spicy experience.. and for those whose already engaged or are in relationship… hm.. this could be catastrophic :D

    Common sense and some discretion is advised..

    Hugs and kisses from West Africa..

  29. ekowanz Says:

    ya kl emang cck kenapa ga??

    aq jaman dulu waktu gratisannya AS thn 2003 prnh smsan ama org yg kukenal dr sms doank, setelah 2 tahun baru ketemu… :D

  30. Evy Says:

    hahahaha kucing garong beraksi lewat cyber, mayan ga perlu modal bisa kreatip dikit, copy paste lagu2 cinta bikin nyang cewe termehek2 kekekekek

  31. Nyonya Farid Says:

    Mbok, aku termasuk Lho…
    ;))

  32. peyek Says:

    cuman pengen menyalurkan adrenalin, mbok!

  33. Fa Says:

    saya berani mbok! hihihi… pacaran lewat ceting selama 6 tahun, trus ketemuan trus nikah deh (sampe sekarang) :D

  34. antobilang Says:

    mbok, nek wong selingkuh ki gambar e ngunu kui tho?
    *manggut2 ngisor ndhuwur*

  35. aLe Says:

    potone kelon :P *selak ngantuk*

  36. Dian Says:

    gue type one man woman. bukan masalah berani atau tidak, tetapi gak bisa ke laen hati. jangankan punya selingkuhan, punya kucing 2 aja aku gak bisa membagi cinta hehehe….

  37. evi Says:

    sobatku sendiri kenal ama suaminya lewat chat.
    klo cocok, sama-sama masih single ya jadilah…

    tapi klo dah nikah saya idem dgn mba endang. piss mba!! :D

  38. Bening Says:

    Aku nggak punya mbok… ;) ditawarin juga nggak belum tentu mau. Kapok sama yang aneh-aneh hihihihi

  39. caplangâ„¢ Says:

    kalo dulu pacaran pake surat2an, skarang ceting plus show webcam =p~
    masa itu udah lewat buat saya
    dulu sih pernah jatoh cinta gara2 ceting

  40. Tia Says:

    1. kenapa tidak? saya percaya mbak, jodoh bisa ditemukan di mana aja…:) asal tetep aja harus diselidiki luar dalem *data2nya bener2 valid ga*, kalau ga ya tinggal aja…jgn seperti membeli kucing dalam karung…
    2. selingkuhan online bagi yg udah punya pasangan sah, menurut saja, hanya berdasarkan nafsu doang…
    3. co semarang, kerja di media, usia 20 tahunan? kok kaya ciri si fiandigital, hahaha

  41. Kang Kombor Says:

    Aku sih nggak akan membawa roman dunia maya ke dunia nyata. Mau poligami pasti kalian kecam habis-habisan. Padahal, kalau selingkuh dunia maya itu dilanjutkan ke dunia nyata dan kita nggak sekedar ngobrol ketika bertemu, kalian semua akan memandangnya sebagai hal yang wajar. Wajar bagaimana? Wong mencurangi pasangan sah secara batin dan fisik kok dibilang wajar.

  42. NuDe Says:

    Gak melu-melu mbok!!! Secara aku orangnya jirih pol kalau nyerempet-nyerempet bahaya gitu!!! Aku tak biasa ….

  43. dinda Says:

    wah, aku nemu suamiku di blog :)

  44. laras Says:

    weh aku gak masuk blas disini !! secara teman onlineku berbedak dan bergincu semua…

  45. imcw Says:

    kalo pacaran secara online kayak gini khan lebih aman Mbok…nggak akan hamil…:)

  46. mpokb Says:

    internet kan media doang. kalo ketemu langsung belum tentu kesetrum. eh, listrik kali yak.. :D

  47. bangsari Says:

    aku iso ndaftar dadi selingkuhane ga mbok? hahaha

  48. angelfly Says:

    si mbok punya pengalaman luas ttg hal ini..
    ya ngga mbok?
    jadi skrg dah berapa selingkuhan ny mbok?
    hehehe..

  49. chandra Says:

    Sekalian salam kenal..
    Saya dan suami, ketemu di dunia maya. Tapi sudah saling mengenal keluarga masing2 lewat video cam.Terus dia bertemu dengan seluruh handai taulan saya dan kemudian akhirnya menikah, sampai saat ini.
    Waktu itu yang bisa saya lakukan hanya memasrahkan semuanya pada Tuhan. Karena saya yakin kalo Dia sudah berkehendak, gak ada yang bisa menghalangi.

  50. manusiasuper Says:

    saya pantes gak sih kena weblove? secara saya tipikal cowo dengan orientasi fisik.

    Saya banget itu pertanyaannya…

    Menurut saya, cinta itu masalah imajinasi. Pemainan pikiran, jadi bisa terjadi di mana saja. Dunia nyata atau dunia maya. Justru ketika terjadi di area tanpa sentuhan fisik ini, perasaan benar-benar memegang peranan utama. Bermain dalam benak. Mencinta tanpa meninggalkan kerusakan…

    keycode: coldplay

  51. Nisa Says:

    aduh, pas banget deh sama keadaan sayah kemarin.
    kemarin juga nyobain selingkuh sama temennya temen yang gak pernah ketemuan. dan smsan. tapi belum juga sehari gak tega dan kembali ke jalan yang benar..

  52. Fii Says:

    **wekekekeke, diposting beneran :D , sorry telat, bbrp hari ga sempet OL

    EHmmm…karena banyak temen cewek “tersayang” di dunia nyata, hal ini menjadikan saya terasa menjadi “autorespon” entah dari obrolan maupun sikap saya terhadap temen2 online yang akhirnya menjadikan mereka “tersayang” juga….. hehehe **mbak yati, diem!!

    Entah karena kenyamanan komunikasi atau memang terjadi sebuah sentuhan emosional secara virtual yang dirasakan temen2 “tersayang” saya atau hal lain…. yang jelas saya sangat berusaha menjalani yang terbaik dengan mengaplikasikan komitmen “tersayang” ini menjadi sebuah hub kenyamanan bukan sebuah keterikatan virtual yang menjadikan sebuah obsesi untuk dijalani lebih lanjut dalam kenyataan. :) (meski kadang susah juga wekekeke)

    **iyalah mbok…, mosok simbok punya brondong sih…, maafkan anak nakalmu ini yg suka tilpon bengi2 wekekeke… (eh aku pengen posting juga nih keknya)

  53. ladangkata Says:

    hey salam kenal buat semuanya. mau numpang celetuk…

    kayanya mesti dibedain deh antara yang selingkuh online dengan pacaran online.

    kalo selingkuh online, ya mesti ati-ati aja…biar gak terjadi hal-hal yang diinginkan….

    nah kalo pacaran online…bukan hal aneh seeh…cinta kan bisa berpendar lewat berbagai media….mungkin malah bisa jadi lebih asyikkkkk, karena deg2an terus gak ketemu2…trus kalo berantem gak akan sampe kena fisik, paling cuma damprat2an….

    gitu seeh kata saya..

  54. bodhi Says:

    gosh, who ARE you? dukun cinta online? hehehe.. btw, salam kenal juga..

  55. Amd Says:

    Selingkuh onlen jelas lebih berbahaya… wong kalau salah satu pasangan berulah, ada resiko chat log diposting sehingga seisi dunia maya bisa mengetahuinya…

    *Jingkat-jingkat kabur sebelum ada yang ngamuk*

  56. finkz Says:

    wek. angkat tangan ah. kapok bahas ginian hahaha

  57. mei Says:

    hmm……kakean moco seng komen malih bingung arep komen opo…wes aku manut ae*halah emang d tawari opo..haha*

  58. djokosantoso Says:

    saya mending “belanja”, beli, tuntas, gak berbelit-belit :)

  59. cK Says:

    wow topiknya menarik nih :)

    *lirik kiri kanan takut gebetan baca*

    kalo saya sih berhubungan via online karena memang long distance. walaupun belum ada status sekalipun, saya mencoba menjaga relationship dengan ceting. soale telpon mahal hehehe…tapi berhubung gebetan sudah kembali ke sini, sekarang udah bisa telpon. tapi ceting teteup donk, khan sarana paling murah huehehehe… :D

    kalau soal selingkuh online, saya no komen (maklum belom pengalaman sih) :-\

    *lirik kiri kanan lagi. kabuuurr*

  60. cK Says:

    disini ga bisa icon siul siul ya?

  61. nining Says:

    ..saya pacaran virtual selama 4 tahun… ketemu trus tunangan…

  62. Mr. Lee Says:

    Ahahahaaa… Saya jadi ketawa sendiri membacanya, secara saya sedang melakukan hubungan (bukan selingkuh) jarak jauh yang awalnya dari cyberluv itulah. Sampai saat ini memang sudah lewat 2 bulan lah, masih tahap awal. Jika ditanya bagaimana ke depannya nanti, diajak serius atau bagaimana, jawaban saya hanya 1: saat ini bisa dikatakan saya cenderung serius, namun biarkan waktu berjalan.

    *duh, mau ngetik panjang, cuma tempat OL ga memungkinkan berdiri lama-lama*
    *memaki ruang kom kampus*

  63. feRi Says:

    duuu..duuuuu… :)

    bnyk bgt y

  64. Biho Says:

    saya bilang juga apa… saya percaya sama kamu mbok! siip dah.

  65. mitra w Says:

    selingkuhan on line??? hehehe, asik2 aja kayaknya… tapi rawan bah ! rawan menuju ke CS (cyber sex) :P

    btw, lam kenaaal ^_^

  66. mitra w Says:

    Hmmm… bahaya juga tapi…

  67. Vina Revi Says:

    it’s all about choice, dear.
    Yang berani menjalaninya, ya silakan aja.
    Yang nggak tahan untuk main kucing-kucingan, mending pikir-pikir dulu kali, ya?

    Yang jelas, semua ada resikonya.
    Nah, kalo yang berani mencoba-coba tersebut siap dengan segala resikonya, why not?

  68. kian Says:

    yang namane selingkuhan sepakat sama Bang eh Kang Kombor…ga wajar..salah..ga boleh..secara fisik maupun batin.

    tapi kalo cinta berawal dari dunia maya..itu ga masalah menurutku. temen kantorku kemaren baru aja menikah diawalin perkenalannya di friendster….

    cinta boleh berawal dari mana aza..singpenting dilakoni secara wajar dan halal…

    yang pasti TOLAK PERSELINGKUHAN!…
    *halah malah kampanye neng kene*

  69. Harri Says:

    model baru niy.. :D

  70. Hedi Says:

    Saya sih belum kawin…eh nikah, tapi saya mau curhat sama mbak, saya bisa hubungi di mana ya? :P

  71. andrias ekoyuono Says:

    kalau cuma chatting sih gak seru mbok,
    lebih seru ketemuan dan berinteraksi lah…
    menurut gw loh

  72. maruria Says:

    Hmm…saya belum pernah mengalami yang namanya “terjerat cinta hitam di cyberspace”, so i don’t have any words.
    Seandainya saya mengalaminya, mungkin saya ndak akan berani buat kopi darat sama orang itu. Tapi bisa jadi saya berani kalo sudah ga tertahan rindu ingin bertemu. Hehehehe… Soalnya saya termasuk orang yang berani ambil resiko. Atau mungkin cuma sekedar nekad????

  73. vino Says:

    hihihi
    *inget-inget, pernah ga yah ?*

    (kodenya keren)

  74. toga Says:

    Mari sedikit bermain kata-kata; jika orang (terutama pria) bisa bersetubuh tanpa jiwa, dan bisa mencapai orgasme biologis, mengapa tak bisa pula “bersejiwa” tanpa tubuh, dan menghasilkan, katakanlah, orgasme psikologis?
    Karena bersetubuh idealnya melibatkan jiwa, indeed, bersejiwa pun mestinya melibatkan tubuh. Tp sekali lagi, itu kan idealnya. Yg jelas, yg disebut terakhir lebih punya kualitas rasa.
    Dengan segala “kekurangannya” cyberlove pun bisa menggetarkan hati kok, layak dikenang selamanya, meskipun misalnya tak “happy ending” dengan pernikahan atau bahkan pertemuan.
    Malah, kadang itu terasa lebih pure, tulus, stainless (emang panci?). Tau sendirilah, kontak tubuh yang kemudian menghasilkan berbagai jenis cairan, dari keringat sampai *** **** itu, seringkali hanya menyumbangkan noda, mendangkalkan, dan tentu saja, melelahkan!

  75. gita Says:

    loh mbok curhatan terakhirku kuwi kok mbok posting hahahahahaha

  76. aVank Says:

    if that mean a lot to me
    so, why not?!

  77. awi Says:

    oh ternyata ada juga ya virus weblove, jatuh cinta meskipun gak pernah ketemu orangnya, selamat berselingkuh

  78. tito Says:

    nyindir mbok?

  79. Mbah Keman` Cholex Says:

    Mbah Keman melihat ini sebagai peluang Bisnis. Ayo siapa yang mau Dukung Ide Mbak keman dan berani mensponsori untuk merealisaiskanya :))

    1, Biro Jodoh Online
    2, Kantor URUSAN AGAMA ONLINE ( tempat Nikah dan Cerai secara Online)
    3, HOtel Online untuk berhubungan intim secara Online.
    4,Dokter beranak Online ( untuk melahirkan atau Aborsi anak yang lahir akibat Hub Online)
    5,Dll Penunjang lainya untuk keluarga Online .

    EHk tempat Ibadah Online kenapa tidak? saya mau jadi takmirnya he he

    OK bro.. semoga ide2 ada yang dukung paling tidak yang lakuakan lah …walau sepintas terliaht bodoh tapi… itu bisa jadi bisnis maklumlah manusia itu selalu mengingikan hal yang beda..

  80. calonorangtenarsedunia Says:

    Mari sedikit bermain kata-kata; jika orang (terutama pria) bisa bersetubuh tanpa jiwa, dan bisa mencapai orgasme biologis, mengapa tak bisa pula “bersejiwa� tanpa tubuh, dan menghasilkan, katakanlah, orgasme psikologis?

    Setuju!!! lagiplua,cinta itu tidak dibatasi ruang kan?

    ada sms dari seseorang, “i’ve read your post. yang jadi pertanyaan, kenapa para selingkuhers itu ngadunya sama simbok??? mau nyari info dari yang lebih pengalaman?�

    Dari si F**** ya, mbok? hehe47x

  81. bluedee Says:

    kasus kayak gini emg banyak terjadi…….walah, lama-lama semuanya serba online nih.

  82. cicitcuit Says:

    yang punya mana ya?

  83. venus Says:

    @ cicitcuit : yang punya blog, mksdnya? ada kok, udah baca semua komentar, yang lucu, yg ngaco, yg jujur (ada yg bilang mending ‘belanja’, hahaha..), yang setuju, yg gak setuju, yg sinis, semuaaaa udh dibaca. HARUS DIJAWAB SATU2??? CAPE, GILA :))

    thx komentar2nya ya.. :D

  84. venus Says:

    @ cicicuit lagi : mksdnya, kasus saya yg mana, gitu? GAK ADA! :p

  85. Rara Says:

    ya ampyuuuunn mbok.. rame bener yak.. Topik ‘perselingkuhan’ mmg ngga ada duanya.. :D

  86. ciwan Says:

    haiiiaaahhh….
    wuah telat ki aku le mleu kene.

    hmm.. sek sek… rasanya aku pernah mengalami deh. dari yang tidak pernah bertemu, dan yang pernah bertemu dan berlanjut bla bla bla…
    tapi kok sedihnya, ga ada yg bisa awet sampe sekarang ya.
    ehm, cyberlove itu menurutku justru malah memurnikan cinta dengan menafikkan penampilan fisik yang amat sangat terlalu menipu.
    halah..

  87. Heny Says:

    Selingku?..sudah menjadi bagian masa lalu…secara lagi hamil sekarang…hahaha…insafnya pas bunting…gimana ini…mab..koq postingannya tuh bagus-bagus banget seh…tapi kok ya lupa terus mau di link…izin ah…boleh?…hehehehe

  88. Fariz Says:

    Halo..mau ikutan, boleh?

  89. uci_3703 Says:

    kok contohnya perempuan semua sih :d

  90. savic Says:

    iya neeee.. mana kasus cowo nya…
    tapi ya secara tidak langsung klo di balik menjadi kasus di sisi cowonya ya…

    weiih another selebrity on the blog

    –salam kenal mbok–

Leave a Reply