Petisi Online : Mendukung Pembubaran IPDN

Singkat saja. Petisi online, alhamdulillah terlaksana juga, akhirnya. Silakan klik untuk menyuarakan dukungan anda. Bukan saatnya kita diam dan bersikap skeptis, sementara pembodohan dan kebiadaban terus saja berlangsung di kampus para calon pemimpin kita yang terhormat itu. Saya tau, gak sedikit juga yang mencibir dan gak yakin dengan yang kita coba lakukan. Gak apa-apa. Saya selalu percaya, kita memang diciptakan berbeda. Bayangkan alangkah membosankannya dunia, kalau sekian milyar makhluk bernama manusia yang hidup di dalamnya serba seragam isi hati dan pikirannya? Iya apa iya???

Yang jelas, ini bukan aksi sok-sokan, sama sekali gak ada niat untuk jadi pahlawan kesiangan. Kami cuma menyuarakan kepedihan hati kami. Sederhana saja.

Wis, gak usah kesuwen. Anda yang setuju pembubaran IPDN demi masa depan negeri ini, silakan klik banner ini dan ‘tandatangan’ di sana. Kalau bisa, mohon kesediaannya menyebarkan ‘huru-hara’ ini ke komunitas anda masing-masing. Keluarga, tetangga, konco cangkruk, selingkuhan, temen-temen milis, siapa aja boleh gabung dan ‘tanda tangan’.

Now or Never

Terimakasih sebanyak-banyaknya buat antobilang, kang kombor, wadehel, evy, yati, dan semua yang udah nyumbang ide dan konsep dasar untuk petisi ini. Special thanks buat mas arya yang bersedia mendengar suara kami dan memuat petisi ini di medianya

59 thoughts on “Petisi Online : Mendukung Pembubaran IPDN

  1. mbah keman

    Hemh…semacam hukuman mati ini yah…?? Intinya kan kekerasan di IPDN..dan senioritas dalam kampus… Gimana kalau di serahkan pendidikan IPDN sama MIliter aja,, toh sampai detik ini gak ada Tentara yang mati karena di pukuli komandanya??

    enak sekali kalau di bubarkan mereka cuman ganti kulit kok dan bebas sanksi..Pendidikan… Buat Revolusi penndidikan Total…termasuk di kampus2 yang lain…gak IPDN gak kampus lain… yang satu melahirkan preman sekaligus calon koruptor yang kampus lainya melahirkan pengangguran bertitel…

    jadi kesimpulanya Buat revolusi pendidikan Total…. masih banyak IPDN yang lain…

    IPDN berimbas pada fisik dan kematian
    Kampus lain Imbasnya Mental dan Kejiwaan…jadi sama saja.

    Pendidikan Kita belum OK

    Reply
  2. PemudaBangsa

    ok simbokkuh, mari satukan seluruh blogger indonesia demi melawan kekejaman dalam dunia pendidikan. Maju Terus Blogger Indonesia

    Siap!!
    Petisi Online segera disebar ke semua rekan2!

    LAPORAN DARI PRAJA DIGITAL SELESAI!!
    **hhihihihi**

    Reply
  3. mysyam

    kalau saya si serahkan saja kepada yang berwenang, mudah²an mereka² bisa mengusutnya dengan tuntas..

    andai petisi seperti ini bisa menjadi salah satu pertimbangan presiden… :-)

    Reply
  4. wadehel

    Nantinya berhasil atau tidak, biar kebijakan XX x-( sebut nama tuhan masing2) yang menentukan, yang penting kita sudah lakukan yang kita bisa, kalau kita baru bisa bersuara, ya bersuaralah, kalaupun nanti ada peran lain yang lebih besar, semoga kita juga bisa menyelesaikannya.

    Tak perlu terganggu oleh mereka yang mencibir, mereka memang diciptakan khusus untuk peran itu.

    Btw, dengan berani bersuara saja, baik mendukung maupun tidak, sebenarnya itu sudah sesuatu yang berharga, setidaknya untuk perkembangan diri kita sen….cukup hel… cukuuup!!! *diseret keluar*

    Reply
  5. meiy

    utk peduli tak perlu melakukan yg dahsyat2 kalo tak mampu, ikut petisi juga bisa, peduli amat sama orang yg menganggap itu tak berguna.

    prinsipnya berbuat semampu kita, walau kecil tapi ada. seperti yg sering aku kampanyekan, kalo mau menjaga lingkungan, cukup dg mengantongi sampah kita ato puntung rokok, cukuplah drpd tidak berbuat. lha apa hubungannya dg IPDN? xixixi

    cape juga marah2, mungkin nyari jln aja biar skul sialan itu cepet2 dibubarkan, buktinya jelas, liat aja bangsa ini yg pemerintahannya kebanyakan lulusan sana, korup, tidak peduli (baca: kejam) pada rakyat, dll. dll. dll

    kekerasan hanya akan menghasilkan dendam dan kejahatan

    Reply
  6. mela

    dan… pembubaran ini… mungkin bisa menyadarkan mereka… arti sebuah nyawa..
    walaupun cuma seorang….

    dan… bisa membuat mereka lebih berhati nurani…

    Reply
  7. ely meyer

    setuju sekali Mbak venus, aku dengar cerita ttg mahasiswa yg mati di IPDN ini dari saudaraku di Kudus, mrinding aku ndenger ceritane :-(

    Mbak Ven, mau tanya, kenapa kalau aku mo buka blogmu kok luaaaaamaaaa sekaleeee, kali ini aku butuh 10 menit untuk membukanya, itupun setelah saluran internetnya kumatikan dulu, jadi terlihat blognya walau blom komplit dgn pernak-perniknya, kalau nggak kumatikan pasti butuh 15 menit lebih deh, terus untuk mbuka komentarnya butuh 5 menit lebih, kenapa bisa lama ya Mbak? aku jadi ketinggalan banyak cerita .

    Reply
  8. danu

    sudah sayah link-an di postingan hari ini bu… ayo maju terus…*halah keycode-nya kok pas sama tahun kelahiran temen kantor yak*

    Reply
  9. meiy

    ok thank ya. besok deh tak coba lagi, tadi bisa cuma gbrnya doang, linknya ilang…hehehe ebloggy payah, ato aku ya (ga mo ngaku)

    cu venus…

    Reply
  10. venus

    @ meiy : thx supportnya, meiy..

    @ mas yockie : hehehe…sampeyan nomer 1257 dan 1258 ya? wis lah gpp. wis kadhung kok :d makasih banyak, mas..

    @ SEMUANYA : hwaduh maap belom sempet jawabin komennya satu-satu. lumayan cenut2 :)) tapiiii, makasih banyak semuaaaaaahhh…

    Reply
  11. jsop

    tanpa mengurangi rasa keprihatinan yg amat dalam, kita juga harus waspada mbak , bahwa cara2 semacam ini (management by conflict) sdh ngga asing lagi bukan?, untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan2 besar lainnya. Ingat Malari dll.nya mbak? Apalagi setelah saya lihat bagaimana millis tsb seolah sengaja ‘pasang badan’ :-) senyum kecut deh.

    Reply
  12. venus

    @ jsop : iya, kita juga tau kok, mas. tapi…sik2, milis yg sengaja pasang badan itu mksdnya milis yg mana? gak mudheng aku. milis atau blog aneh yg itu? wis, ngene ae, mas. kita sama2 ndonga aja sambil ngelakuin apa yg kita bisa. soal hasil, biar kebijakan semesta yg menentukan, seperti kata temen saya, si wadehel yg kacaw balaw itu :d

    sakjane suwe2 aku yo mumet lho…gimana kalo sampeyan main musik aja, saya yg nyanyi eh nonton. main di kunci J, bisa gak? :))

    Reply
  13. rusle

    Gw ikutan….tp sayang banget gak bisa ng klik petisi itu karena restricted web dari server kantor….
    however, semoga petisi pembubaran IPDN di dengar ama team nya Ryas Rasyid ya

    Reply
  14. kampret nyasar

    Oke, sekiranya pembubaran udah kelar.. lantes – what’s next? Kalau ngak di revitalisasi aktor2 pendidik itu, di reform kurikulum pendidikan di tingkat IPDN, dan di eliminir budaya kekerasan dalam pendidikan – nggak ngarus pembubaran itu.. mindsetnya harus dirubah dan pelaku2nya ya sedianya ditindak..

    Reply
  15. rama

    hmmm, kenapa harus terlalu emosi dengan menyebarkan petisi seperti ini? walaupun aku gak setuju juga dengan yang namanya kekerasan, tapi akan sangat tampak bodoh (menurutku) untuk bertindak sebodoh mereka yang kita anggap bodoh. Pembalasan atas nama dendam atau emosi hanya akan meninggalkan banyak kepedihan lainnya, kamu udah mikir bagaimana kelangsungan hidup pegawai kecil yang juga banyak bekerja di dalam IPDN? berapa banyak lagi anggota keluarga mereka yang akan tersiksa seandainya IPDN dibubarkan dan mereka dipecat?? gak adakah jalan yang lebih baik? apa kata maaf sudah terlalu sulit untuk diucapkan dan diterima lagi? apa salah memberikan kepercayaan berulangkali? bahkan anak paling nakal pun bisa berubah jadi lebih baik kalo diberi kepercayaan dan pengertian dalam setiap tindakannya. Petisinya diubah aja deh, hentikan dendam, mari memulai sesuatu yang lebih baik atas dasar cinta….
    sory jadi terlalu serius, gw lagi bingung dengan segala macam sampah dengki yang gak ada habisnya di bumi ini. hehehe, no heart feeling yah, just wanna share something within…

    Reply
  16. arya

    hmmm sepertinya dibaca dulu deh tujuan pembuatan petisi ini mas. ndak ada tujuan dendam atau ingin menghancurkan harapan sekian ribu keluarga.
    liat aja tuh, mulai dari rektor, dosen, mahasiswa (dan mungkin sampe tukang kebun) saja bungkam waktu ditanyai tim investigasi. apanya lagi yang mau dipertahankan?

    Reply
  17. venus

    @ yang gak setuju petisi : silakan aja berbeda pendapat. boleh banget kok :-) . ini bukan pembalasan atas nama dendam. lha saya dendam sama siapa, coba??? kok jadi kemana-mana ya? yg ga setuju ya ga usah ikutan sign. gitu aja kok repot ;))

    @ arya : ga usah panas, ar. biarin aja.

    Reply
  18. KIM

    Mestinya dugaan korupsi dibuktikan cepat karena kalau Foke/adang sdh

    jadi gubernur, makin susah diadili.

    Coba cek riwayat hidup Foke, tdk ada keterangan riwayat hidup dimana

    Foke sekolah pada waktu SD, SMP, SMA kan?
    hanya ditulis lulusan Jerman sj.

    Beliau sekolah SD, SMP, SMA di sekolah Kristen, makanya dihilangkan

    agar masyarakat tdk tahu! kalo tahu mah cilaka dong, Mana ada putra

    Betawi Islam fanatik sekolah 9 tahun di sekolah Kristen??? gw pernah

    sekolah 5 tahun di SD Xaverius, jadi tahu doktrin2 kristen!
    Ini bukan masalah fanatik apa tidak, tapi kejujuran yg ditunggu bangsa

    Indonesia, ok!!!

    Gw kenal tokoh2 PDIP yg kebanyakan org kristen yg berkuasa dan org

    Islam cuma jd jongos doang atau dijadikan simbol spt megawati dan suami

    mafianya taufik kiemas (WONG KITO GALO).

    Munir mati pd saat pergantian kekuasaan dr mega ke SBY dan munir

    membawa berkas bukti korupsi pemerintahan yg sebelum SBY ke Belanda,

    makanya mafia palembang takut dan membunuhnya!

    Hotel Indonesia sdh milik Taufik kiemas, di SPBU bensin tebet (bawah

    jembatan layang), berderet 25 mobil menganggur milik megawati (mobil

    500juta-an lebih). Belum di SPBU atau Rumah lain milik Mega!

    BUKTIKAN!!!

    walau gw deket tokoh2 PDIP, gw ga mau ikut makan duit haram mereka,

    NAJIS!!!

    gw jg tahu salah satu anggota DPR dr PKS, beliau rajin ibadah sejak

    kecil, nilai STTB SMAnya diatas 9 semua, rmh orgtuanya di bandung tdk

    berubah dr 20 tahun lalu, SEDERHANA!

    Jadi, secara kebetulan gw dilihatkan oleh Allah SWT, siapa dan apa

    mereka2 yg menggunakan kekuasaan di dunia.

    QS AS SAJDAH:15
    “Sesungguhnya org2 yg beriman…adlh org2 yg bila diperingatkan dng

    ayat2 (Kami) mrk bersujud&bertasbih serta memuji Tuhannya tanpa
    menyombongkan diri”.

    QS Al-Hadid ayat 20;
    “… kehidupan dunia ini hanyalah main2,bermewah2,saling banggakan anak

    pinak. Sedang di akhirat kelak,ada azab yg berat bagi mrk yg cinta

    kemewahan dunia,…”

    QS Al-Hijr ayat 88:
    “…Janganlah kamu terpesona terhadap kenikmatan hidup yg Kami berikan

    kpd beberapa golongan org2 kafir itu&janganlah kamu bersedih hati/ iri

    atas kemewahan mrk…”

    SUBHANALLAH…

    Reply
  19. Pingback: Disband IPDN!!! « Asem Manis Hidup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>