BUBARKAN!!!

Mimpi apa saya tadi malam ya? Tiba-tiba beberapa temen ngabarin bahwa mereka yang ngaku sebagai orang-orang bermartabat menyerang saya dan blog saya, personally. This is just great. Exactly what I need. Phew…

Jujur nih, saya gak tau, pemilik blog ini memang mewakili IPDN atau cuma orang-orang iseng yang niatnya cuma bikin suasana makin panas. Tapi kalo memang cuma hoax, apa untungnya buat mereka? Sebaliknya, kalo ini situs resmi anak-anak muda bermartabat itu, duh…alangkah menyedihkan. Menyedihkan buat mereka, karena siapa pun tau, saat ini semua mata terarah ke kampus yang indah itu. Setiap mulut, saya rasa lagi hot-hotnya menyumpah-nyumpah saking marahnya, atau sekedar menangis dalam hati, menangisi kepergian Cliff, Wahyu, dan entah siapa lagi sebelum mereka ( ah, tapi kata mereka ‘cuma’ 34 korban meninggal kok selama ini…)

Semenjak skandal ‘Wahyu Hidayat’ tahun 2003 yang lalu, sejak saya melihat dengan mata kepala saya sendiri video rekaman yang amat sangat sadis dan menjijikkan, saya sudah maaaaarah gak karuan. Dan sekarang, saat semua orang kembali menghujat dan meneriakkan kemarahan lewat segala macam media (termasuk blog), saya semakin marah, sampai-sampai gak sanggup rasanya posting tentang kebiadaban yang selalu ditutup-tutupi ini. Jangankan nulis, komen di blog orang pun saya cuma bisa ngetik “GW MARAH!! GW MAAAAAAARAAAHHH BANGET!!!”
Dan sekarang mereka bilang saya latah. Hahahaha…come on, kids!! Get real!! Kalian bilang saya latah???? Sebagai seorang ibu dengan dua anak laki-laki, saya gak sanggup membayangkan apa rasanya ibu si Cliff. Bayangkan beliau melepas anak kebanggaannya berangkat dengan niat mulia, pulang-pulang sudah jadi mayat!! Nyampe sana gak sih logika kalian??? Mikir gak??? Bukankah kalian (ngakunya) anak-anak muda pilihan, hebat, calon pemimpin masa depan blablabla….

Wah, saya males nulis panjang lebar, misuh-misuh gak jelas. Kita kembali ke nurani masing-masing aja deh. Mudah-mudahan dibukakan mata hati kita semua, mudah-mudahan diampuni segala dosa kita. Paling penting, mudah-mudahan gak akan ada lagi korban-korban selanjutnya. Jadi menurut saya memang cuma satu solusinya. BUBARKAN IPDN!!! Bangsa kita gak butuh pemimpin-pemimpin yang bangga dengan budaya barbar dan premanisme berkedok baju seragam keren rapi kinclong. Kita gak butuh itu. Kita perlu manusia-manusia bermoral, bermartabat, dan bukan cuma ngakunya bermartabat tapi seenaknya ngilangin nyawa orang lain.

INDONESIA, WAKE UP!!!!

37 thoughts on “BUBARKAN!!!

  1. antobilang

    hey dunia!!!

    itu denger kata simbok!!!

    BUBARKAN IPDN!!! dan juga berangus semua praktek kekerasan di dunia pendidikan!

    jangan lacurkan nyawa hanya demi sebuah gaji golongan II a!!!!

    Reply
  2. PemudaBangsa

    saya berpendapat, IPDN = Institusi Pembunuhan Dalam Negara
    memang sih kalau langsung dibubarkan itu namanya emosi, saya melihat ini hanyalah kebiasaan yang sudah menjadi kebudayaan dalam tiap badan pendidikan yang hanya bisa diselesaikan secara sistematis yang tergabung oleh beberapa ahli, bukan dengan emosi yang kita tau negara ini sudah berulang kali tertipu oleh emosi ditiap masalahnya.

    Secara negara ini dari sejak jaman orde baru sudah dikuasai oleh irama militer, contohnya, banyak istilah2 dalam pendidikan ataupun masyarakat yang menggunakan irama militerisasi, misalnya seperti singkatan2 yang terkait dalam produk pemerintahan bahkan masyarakatnya.

    Pembubaran seketika tidaklah memutuskan rantai yang berirama militer, kalau mau dibubarkan maka akan buannyak sekali pembubaran institusi di negara ini.

    Menurut saya, anda yang mengakui sebagai Warga Negara Indonesia, maling, copet, pemerkosa, para pendidik dan terdidik, para koruptor, tukang becak, bahkan babu-babu yang menjadi TKI/TKW diluar sana yang sering manjadi objek penyiksaan sekarang inilah waktunya kita semua harus bangun, bangkit dari keterpurukan dan kebodohan yang sudah merajalela ini, ditipu dan tertipu!!
    BUKA PIKIRAN KALIAN KITA INI NEGARA BESAR!!

    WAHAI PARA PEMIMPIN!!,
    KAMI RAKYAT SUDAH BERSUSAH PAYAH PENGERTIAN
    KAMI RAKYAT SUDAH BANTING TULANG BAHKAN PIKIRAN
    KAMI RAKYAT MENCOBA MENGERTI KALIAN
    KAMI RAKYAT SUDAH BANYAK YANG KELAPARAN, KEMISKINAN, KEBODOHAN
    KALIAN PEMIMPIN YANG DUDUK DI HADAPAN LAPTOP GRATISAN
    MIKIRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!!!!!!!!!!!!! INI DUNIA BUKAN SINETRON!!
    LOE JUGA PARA PENDIDIK BANGSA
    BUKAN MENCERDASKAN BANGSA MALAH MEMBUNUH BANGSA!! GOBLOK!!!

    **untuk semua elemen bangsa ini, mari kita bangkit dan berusaha menjadi yang terbaik, saling menghormati dan mengingatkan dan bukan menjerumuskan

    INDONESIA, MARI MERDEKA!!

    Reply
  3. Evy

    Walah ya itu blog sing mbok link itu kok malah menunjukkan ke bar2an nya semua yg protes mau di kebiri lah, mau di culik lah… so sad.. :-(

    Reply
  4. tito

    adakah pihak yang merasa menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan persoalan? adakah pihak yang menggunakan ancaman sebagai respon atas ketidaksetujuan? siapa? hayo ngaku

    Reply
  5. cK

    Pokoknyaâ„¢ saya nggak Latahâ„¢
    Sabar mbok…mereka yang mengaku alumni teladan ipdn belum pernah merasa mati akibat dipukuli digebukin, diinjek-injek, dijotos, dihantam dan disuntik formalin makanya masih bisa bilang begitu. Seandainya yang mati adalah anak, sodara, teman, atau bahkan diri mereka sendiri, pasti mereka ikut komen BUBARKAN IPDN!!!

    Reply
  6. Om Sulis

    A Few Good Man mbok, dudu Behind enemy lines :d
    coba tonton deh nek durung pernah nonton, ngko lak sampeyan paham cara berpikire arek2 IPDN. Sombong, aneh, ngawur dan cenderung sakit jiwa nek menurutku :d

    Reply
  7. mbahatemo

    wahh?? kok gayeng koyo mengkene to yo??
    nek aku ndak yakin kalo yg bikin blog itu praja atau alumni ipdn..
    lha le nguthek-uthek wordpress katon wis canggih koyo ngono je…

    Reply
  8. fitri mohan

    iya, aku speechless saat dikasih link-nya sama simbok. harus ada yang bener-bener bertindak untuk menindak pelaku kekerasan di ipdn ini. sudah cukup korban berjatuhan!

    Reply
  9. muhammad mufti

    Kalo para calon pemimpin bangsa dididik dengan cara yang seperti itu, mau diarahkan kemana bangsa dan negara kita ini. Jangan2 ini dalam rangka menuju pasar bebas internasional ya, agar kita punya preman2 yang mumpuni.

    Reply
  10. zam

    saya jg marah, bude.. saya bener-bener berusaha untuk tidak komentar ttg ini.. bisa nambah emosi..

    dan akhirnya keluar jg emosi saya, tertulis di blog IPDNmania itu..

    *redakan emosi, kembali ke TAâ„¢*

    Reply
  11. Mela

    heran de… masih belum cukup juga tudingan miring ke institusi mereka setelah tahun 2003… eh… malah diulangin…
    orang juga masuk kuliah disana pengennya jadi orang… bukannya jadi mayat…
    HHGGGHHH… bikin sebel aja deee…
    langsung bubarin aja napa…

    coba… yang mati anak2 pejabat2 itu…
    kali… ga pake kompromi… langsung aja tuh ipdn dibubarkan… hilang ga berbekas…

    Reply
  12. peyek

    mbok, kadang saya mikir, jangan hadapi kekerasan dengan kekerasan juga, tapi menghadapi mereka, IPDN dan yang berdiri dibelakangnya kayaknya dengan kekerasan deh mbok, cara halus mereka pada budeg!, utek gethuk!, bolet! guoblok puol! halah jadi ikutan njenengan misuh mbok!

    Reply
  13. Fany

    blog mereka aneh ya.. kayaknya baru dibuat ya? kayak serius gak serius yak..

    btw dah lama gak blogwalking ke sini.. gile dah ketinggalan bbrp postingan

    Reply
  14. imcw

    nggak apa apa koq mbak…hal ini akan menguji kekuatan hati nurani kita dalam membela sesuatu…perjuangan memang butuh pengorbanan… ;-)

    Reply
  15. kenji

    hmmm

    saya masih mikir, orang2 yang nendang2 , mukul2, ama nyiksa itu sebagian besar dah jadi pejabat2 pemerintahan kita juga…

    pantesan rakyat kita tersiksa, ngak makmur2 :((

    Reply
  16. joni

    setuju mbok.. bubarkan aja IPDN.. karena menyebabkan mental jadi rusak, harus takut dan tertunduk2 sama senior.. nanti sudah jadi senior balas dendam ke junior.. begitu seterusnya dan gak bakalan habis2nya..

    terus terang, walo keluarga besarku banyak yang lulusan IPDN ato dulunya STPDN/APDN.. *sepupu kandungku ada 5 orang lulusan IPDN/STPDN*

    secara pribadi aku SANGAT SETUJU agar IPDN dibubarkan!!!

    ato minimal dilebur dengan universitas negeri yang ada biar gak terlalu merasa eksklusif…

    Reply
  17. sapto

    Kayaknya sih, setelah melihat video kekerasan yang ada di IPDN,
    ortu2 juga ga pingin anaknya masuk situ.

    Pilih (mungkin) jadi pejabat, dengan resiko mati ato yang aman2 sajah.

    MUSNAHKEN IPDN BESERTA KRONI2NYA !!!

    Reply
  18. sapto

    Kalo soal blog ipdnmania sih kayaknya bukan buatan orang IPDN ato pendukung IPDN,
    masak headernya pake gambar orang gundul2 gitu malah mengolok2 mrk kan

    Tp yang pasti yang buat malah fans-nya simbok Venus,
    sering blogwalking kesini, jadi tau ada posting2 baru

    Reply
  19. maya

    seperti lingkaran setan..kalo IPDN masih dipertahankan akan semakin bertambah lagi nyawa melayang di kampus itu. saya setuju dibubarkan saja. para calon pejabat daerah yang dicetak disini bukan untuk dibina jadi preman..

    pantesan aja yah banyak pejabat2 yang kelakuannya gag bermoral, kali lulusan IPDN juga yaa

    Reply
  20. dee

    walo adik saya sekarang ada di dalam ipdn, angkatan termuda, yang sedang disiksa..
    saya tidak bangga adik saya di dalam situ..
    silakan bubarkan institusi itu.. biar terbuka mata pejabat di daerah saya, yang duitnya amat sangat banyak tapi tak berwawasan hanya memasukkan anak mereka ke ipdn saja.. mbok duit udah milyaran yo nyekolahin anaknya ke amerikah apa eropah ato paling dekat ya ke malesia apa singapurah gitu..

    Reply
  21. Dian

    ya olloh..ge pikir itu blog barumu, ven kakkakkak….gak baca semuanya, cuma buka link yg loe kasi.

    woalah…ternyata blognya para cowards ipdn toh

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>