Aslinya, saya bukan orang yang selalu nunggu akhir minggu dengan setumpuk rencana indah; jalan2, ke salon, nonton, belanja (atau ‘nonton’ orang belanja). Ibu rumah tangga gitu loh. Weekdays, weekend, nyaris ga ada bedanya. Gak ada jadwal khusus buat jalan-jalan ke mall, misalnya. Kapan aja saya pengen jalan, ya saya jalan. Senin-selasa-rabu-kamis-jumat-sabtu-minggu…what difference does it make buat saya yang bukan nine to five people? Juragan saya juga bukan orang kantoran, jadi kita gak biasa bikin planning ‘ malem minggu ini kita mau kemana’. Biasanya akhir minggu malah hari yang sepi buat saya. Juragan ‘ngantor’, precil-precil saya sibuk sendiri sama gank-nya, dan saya cuma bisa bengong nongkrongin komputer berjam-jam. Huh !

Tapi kali ini beda. Saya tadinya pasrah mau berakhir gimana akhir minggu kali ini, tapi ternyata nasib berkata lain (halah). Gak sengaja, saya terlibat dalam satu forum kacau tanpa filter dengan beberapa temen. Kacau tapi seru. Diskusi panjang sampai jam dua dini hari waktu jakarta dan sekitarnya. Pertanyaan-pertanyaan ajaib dari wadehel, manusia aneh yang selama ini saya anggap agak-gimana-gitu, dan jawaban-jawaban cerdas tapi ancur dari bu dokter, bener-bener bikin saya gak bisa berenti ngakak. Wadehel yang lumayan gila aja sampai mati langkah dan teripu-sipu, sementara si antobilang cuma bisa terbengong-bengong menunjukkan kepolosan dan kendesoannya waktu diskusi makin panas dan merambah soal-soal klasik antara hubungan laki-laki dan perempuan, dari masalah cinta, hati, perselingkuhan, sampai mitos-mitos basi dan sangat gak ilmiah tentang aktifitas di atas ranjang.

Hahaha…dokter Evy dan simbok Venus kok dilawan. Kalian para lelaki suka merasa superior dan lebih jago siiihhh…

(Jadi, kita makan siapa lagi malam ini, dok?)