Wah, telat nih saya. Gara-gara otak lagi korslet, baru tadi pagi saya baca tentang pak menteri negara tetangga yang sebel sama blogger. Ada apa ini? Weee laaah, bapak menteri yang terhormat itu bilang,

“All bloggers are liars, they cheat people using all kinds of methods. From my understanding, out of 10,000 unemployed bloggers, 8,000 are women. All bloggers are not in favour of national unity. Our country has been successful because we are very tolerant with each other, if not, there will be civil war, the Malays will kill the Chinese, the Chinese will take revenge and kill the Malays, and the Indian will kill everyone.”

Ngawur! Unemployed? Liars? Dodol bener. Beliau pasti gak tau, di antara 130-an temen blogger saya, buuuanyak banget orang2 hebat. Gak pernah ikut kopdaran sama kita siiihhh…

Nih, beberapa temen saya yang saya bilang orang-orang hebat itu ( maaf buat yg namanya gak saya sebutin, gak mungkin lah saya tulis 130 nama di satu postingan, kan? ) ;
1. ‘Bapak macam apa’, Sir Mbilung McNdobos sahabat saya, blogger wagu yang tau segala dan pinternya ora umum.
2. Tito, dokter hewan yang doyan nggambar dan suka menyebut diri sendiri ‘bodoh dan sok tau’.
3. Dokter Evy yang cuuuantik dan baik hati karena gak pelit ilmu dan ngasi konsultasi gigi (gratis) di blognya.
4. Sahabat saya si Yati yang aneh, pinter sekaligus ngeselin. Dia ini wartawan yang beberapa hari lalu tulisannya tentang kampung eks tapol PKI dapet pujian dari sana sini.
5. Yoyok, sang provokator yang gak cuma pinter ngomong tapi juga aktif di melati, satu yayasan yg ngurusin anak2 jalanan dan anak2 dari kaum yang terpinggirkan.
6. Kum Kum ( maaf, namanya Kumala, sebenernya, hehehe…), orang radio yang gaulnya sama seleb2 macam si Ivy Batuta, dave Hendrik, Aci Suherman, yang blognya, kata dia sih, mewakili jeritan piluuuuw perempuan-perempuan yang tertindas.
7. Ipul, yang selain jago IT juga puinter nilep asbak buat temennya ( saya, maksudnya…).
8. Tukang air dan tetangga sebelah kamarnya yang jauh-jauh nyari ilmu nun di India sana.
9. Dinda, koresponden LA Times di Jakarta ( apa gak TOP, ituh???)
10. Meiy, temen ngerumpi, ibu tiga anak yang masih sempet jadi aktivis lingkungan di Medan.
11. Luigi, yang berjuang untuk misi kemanusiaan di bawah bendera United Nations, sekarang lagi ditugasin di Liberia.
12. Ndoro Kakung, senior editor sebuah koran paling top di Indonesia yang pengen banget jadi cem-ceman saya ( halloo, maaaass…)
13. Last but not least, saya sendiri (walah), seorang ibu yang gak-canggih-tapi-juga-gak-bego-bego-amat, yang kalem, ramah, pendiam, rajin membaca, tidak congkak, dan tidak sombong.

Sekali lagi, maaf saya gak mungkin nyebutin nama semuanya, tapi itu cukup lah menjelaskan, betapa salahnya pak menteri itu kalo bilang ‘para blogger cuma pembual dan mayoritas pengangguran’. Enak aja!

Makanya pak cik, lain kali jangan waton njeplak. Kenalan duluuu, salaman dulu sama blogger-blogger Indonesiaaaa….

( Maaf, nuwun sewu, saya masih sebel dan gemes. Boleh misuh ya? Gak boleh? Yo wis lah, hahahaha….)